POSO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Poso memperkuat kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Poso melalui penandatanganan kembali nota kesepahaman (MoU) serta pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas peran kehumasan. Kegiatan ini berlangsung di kantor Bawaslu Poso, Kamis (4/12/2025).
Kerja sama ini berfokus pada manajemen informasi, publikasi, dan peningkatan kemampuan kehumasan Bawaslu Poso menjelang Pemilu dan pemilihan mendatang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Poso, Helmi Mongi, menegaskan penguatan peran kehumasan adalah langkah strategis dalam menghadapi arus informasi publik yang cepat.
“Arus informasi publik yang kian cepat menuntut pejabat humas memiliki kecakapan menyampaikan data yang akurat, responsif, dan profesional,” ujar Helmi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Poso, Whisnu Pratala, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan humas dalam manajemen informasi, strategi komunikasi publik, penulisan berita, hingga pengelolaan hubungan dengan media.
“Kami membutuhkan dukungan dari PWI sebagai organisasi profesi yang memahami standar kerja jurnalistik dan manajemen komunikasi yang efektif,” jelas Whisnu.
Sementara itu, Ketua PWI Poso, Rusli Suwandi, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan PWI memiliki tanggung jawab moral dalam mendorong peningkatan kapasitas lembaga publik, khususnya terkait keterbukaan informasi dan pelayanan komunikasi kepada masyarakat.
“Pelatihan ini bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga membangun pola kerja kehumasan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan publik,” kata Rusli.
Selain Helmi Mongi dan Whisnu Pratala, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Poso Ifran Tadene dan pengurus PWI Kabupaten Poso. Pembaruan MoU ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi kedua lembaga dalam mendukung transparansi informasi kepemiluan. SON

Opini Anda