JAKARTAβ Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, menghadiri kegiatan Komitmen Bersama Kepala Daerah Wilayah terkait pembangunan sistem meritokrasi. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, dan dihadiri langsung oleh Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH, bersama para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari wilayah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya misi utama Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita ke-4 dan ke-7, yaitu pembangunan tata kelola pemerintahan yang profesional serta penguatan aparatur negara yang berintegritas.
Kepala BKN Regional IV Makassar, Nanang Subandi, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Menurutnya, penguatan implementasi sistem merit menjadi kunci dalam tata kelola pemerintahan daerah yang lebih efektif dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menekankan pentingnya penerapan sistem merit dan manajemen talenta dalam birokrasi modern.
βKepala daerah itu ibarat pilot. Walaupun ia handal dalam mengemudi, tetap membutuhkan mesin yang baik. ASN adalah mesin tersebut. ASN yang kompeten, bila ditempatkan pada posisi yang tepat, akan menjadikan pilot mampu mengemudi dengan baik dan aman,β jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyederhanaan sistem promosi dan mutasi ASN akan terus diupayakan agar lebih cepat dan transparan.
Sistem merit sendiri merupakan kebijakan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menekankan pengambilan keputusan berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Melalui penerapannya, diharapkan lahir ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Kehadiran Wakil Bupati Poso dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Poso dalam mendukung terwujudnya sistem birokrasi yang modern, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.**

Opini Anda