𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Fahmi Hidayat, S.Pd, adalah salah seorang alumni Prodi S1 PGSD FKIP Universitas Terbuka (UT) di Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.
Meraih gelar sebagai sarjana ilmu pendidikan dari kampus negeri UT membutuhkan perjuangan keras dengan segala suka dan dukanya.
Saat kuliah daring di masa Covid-19 dia harus mendaki gunung Tompobulu Pangkep dekat rumahnya untuk memburu signal agar dapat mengikuti perkuliahan lewat daring.
Kepada media akhir Agustus 2022, Fahmi Hidayat mengatakan, tempat tinggalnya di Desa Tompobulu Kecamatan Balocci Pangkep kondisinya bergunung gunung sehingga jaringan internet tidak merata dan kalau tiba jadwal tutorial maka harus mendaki gunung mencari lokasi yang ada jaringan internet.
Memburu jaringan internet itu harus jalan kaki naik Gunung Tompobulu berjarak 4 Km dari rumah. Saat ikuti kuliah di atas gunung ditemani anggota keluarga dengan membawa makanan dan minuman karena kadang kuliah dari pagi sampai sore, tandasnya.
Perjuangan tanpa lelah dan tekad untuk merampungkan studi sehingga Fahmi berhasil menyelesaikan studi dan diwisuda di Jakarta Selasa 23 Agustus 2022.
Terdaftar mahasiswa UT sejak 2020 lewat program konversi. Sebelumnya Fahmi telah meraih sarjana pendidikan ilmu matematika dari FKIP Unismuh Makassar 2019.
Pilihan lanjut lagi studi di UT, karena di kampus negeri ini memberi kesempatan besar bagi honorer yang ada di daerah pegunungan dan kepulauan untuk mengikuti pendidikan tinggi tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, umur, dan tempat tinggal kami dan teknik pembelajarannya sangat bagus.
“Selain itu metode pembelajaran mahasiswa dibagi perkelompok beranggotakan kurang lebih 6-7 mahasiswa masing-masing kelompok di berikan satu materi bahan diskusi setiap mata kuliah diajarkan teknik pembelajaran untuk kelas rangkap bagi sekolah yg kekurangan guru,” ungkapnya.
Sukanya kuliah di UT karena pada saat pandemi COVID-19 melanda mahasiswa dari berbagai daerah dipertemukan dan berinteraksi secara virtual dan mendapatkan tutor luar biasa hebat, tegasnya.
“Dukanya kuliah di wilayah pegunungan jaringan susah pak kadang harus jalan beberapa kilo untuk mendapatkan jaringan,” ungkapnya.
Pada proses pembelajaran selama kuliah dia rajin membaca modul, mencari referensi di internet secara mandiri sesuai mata kuliah masing masing.
Selaku alumni UT dia sarankan pihak pengelola di almamaternya bisa datang sosialisasi di daerah untuk promosi kepada masyarakat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Di tempat tinggalnya masih terlalu banyak warga di daerahnya belum mengetahui kalau ada UT memberi kesempatan jadi mahasiswa tanpa ada batasan umur karena di daerahnya banyak alumni SMA tidak lanjut kuliah karena alasan biaya.
Fahmi Hidayat lahir di Ujung Pandang, 6 November 1997. Tamat SDN 30 Sumpang Bita Pangkep SMPN 1 Balocci Pangkep, Tamat SMAS Semen Tonasa.
Saat ini bekerja sebagai guru di SDN 6 Bulubulu Pangkep. Sebelumnya jadi guru mata pelajaran matematika di SMPN 3 Satu Atap Balocci Pangkep. **

Opini Anda