𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠- Menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Nasional harus melalui seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi sampai Nasional.
Kembali lewat tulisan ini yang menjadi trending topik media, karena kedua purna Paskibraka Nasional 1983, saat ini sedang menjabat posisi strategis dan masih aktif.
Saat itu, kedua pelajar menjadi utusan Paskibraka dari Kabupaten Poso, Sulaiman Agusto duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 1 Poso sedangkan Sesi KD Mapeda merupakan Siswi kelas 2 dari SMA Kristen Tentena.
Seiring bergulirnya waktu, kedua Purna Paskibraka asal daerah Kabupaten Poso, saat ini sedang menjabat Pangdam XXII Tanjungpura bernama Mayjen Sulaiman Agusto S.IP, MM dan Sesi KD Mapeda, SH, MH menjabat Ketua DPRD Kabupaten Poso sekarang.
Selain Sulaiman Agusto dan Sesi Mapeda, masih ada putra dan putri terbaik yang pernah menjadi Purna Paskibraka Nasional mulai tahun 1976-2021.
Terhitung dari Tahun 1976 sampai 2021 (27 provinsi dimekarkan jadi 34), baru 9 Putra- Putri atau pelajar terbaik asal Kabupaten Poso sebagai duta Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Paskibraka ke-tingkat Nasional.
Berikut ini, media ini mencoba menyajikan nama-nama pelajar asal Kabupaten Poso (data masih disempurnakan) namun pernah menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera Pustaka (PASKIBRAKA) di upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di Istana Merdeka Jakarta.
Tahun 1976 sepasang pelajar perwakilan Kabupaten Poso, Jefferson Gaibu (mantan pejabat Pemkab Poso), Erni Mandang (Pengusaha Catering). Tercatat, kedua pelajar ini menjadi Paskibraka Nasional Pertama asal Kabupaten Poso.
Pada Tahun 1980, pengurus Paskibraka Kabupaten Poso mengutus Edward Tamboto dan Ester Pelima merupakan Siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Poso ke tingkat Provinsi. Tidak berbarengan, hanya Edward Tamboto lanjut ke Jakarta.
Pada Tahun 1983, perwakilan Sulteng berhasil lagi mengirimkan sepasang pelajar asal Kabupaten Poso, Mayjen. Sulaiman Agusto dan Sesi KD Mapeda.
Menariknya, tahun 1990, 2002, 2007 dan 2021, tercatat Paskibraka perwakilan Kabupaten Poso, hanya siswi yang lolos seleksi menjadi Paskibraka ke tingkat nasional.
Selanjutnya, Tahun 1989, Denis Tumimomor dan Lily Mokolensang kedua pelajar ini berasal dari SMA Negeri 1 Poso, menjadi perwakilan Paskibraka ke tingkat Provinsi. Namun hanya Lily bersama bersama pelajar dari kabupaten lain menjadi perwakilan Sulteng ke tingkat nasional.
Ketatnya seleksi, Tahun 2002 Paskibraka Kabupaten Poso mengirim lagi Benides Towengke asal siswa SMA Negeri Tentena dan Siswi Febriani Kusuma Poea pelajar asal SMA Ampana (Sebelum pemekaran) ke tingkat provinsi. Namun hanya siswi yang lolos seleksi ke tingkat nasional.
Tahun 2007, Orizha Fabi Aidina Siswi berprestasi berasal dari SMA Negeri 1 Poso, menjadi utusan Paskibraka Nasional Perwakilan Sulawesi Tengah, bersama rekannya dari Kabupaten Morowali.
Tenggang waktu 14 Tahun, kembali lagi Siswi berasal dari SMA Negeri 3 Poso, Gendis Rizka Mujiamani mendapat kepercayaan menjadi Paskibraka Nasional Tahun 2021 dari Perwakilan Sulteng, bersama Adi Febriyantika Siswa asal SMAN 1 Pamona Selatan, utusan Kabupaten ke tingkat Provinsi. 𝐒𝐎𝐍

Opini Anda