Morowali Utara – Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K., S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara pada Kamis (16/07/2026).
Agenda ini diselenggarakan oleh Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Utara yang bekerja sama dengan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Sasar 92 Peserta dari Seluruh Perangkat Daerah
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh sebanyak 92 peserta aktif. Komposisi peserta terdiri atas:
- Pejabat yang menangani perencanaan,
- Pejabat fungsional yang ditunjuk, serta
- Operator yang bertugas menginput Peta Proses Bisnis Morowali Utara pada seluruh perangkat daerah.
Hadir langsung sebagai narasumber utama dalam acara ini adalah Rosiani, S.E., yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Laksana pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Pilar Penting Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Wakil Bupati Morowali Utara menyampaikan bahwa penyusunan peta proses bisnis merupakan bagian penting dari agenda reformasi birokrasi. Langkah ini krusial demi mewujudkan organisasi pemerintahan yang tepat fungsi, tepat ukuran, dan tepat proses.
Menurut Wabup, dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah semata. Lebih dari itu, probis menjadi instrumen penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.
“Peta Proses Bisnis tidak hanya membantu kita memahami setiap tahapan pekerjaan yang dilakukan. Instrumen ini juga memberikan gambaran terhadap berbagai perubahan dan inovasi yang perlu dikembangkan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Wabup Djira.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh perangkat daerah mampu menyusun Peta Proses Bisnis Morowali Utara yang terintegrasi. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik dapat meningkat sekaligus mendukung terciptanya birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.
Dukung Implementasi SPBE di Morowali Utara
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Utara, Kries Dahlia Dewanto, S.STP., M.Si., memberikan penjelasannya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai penyusunan probis sebagai dasar tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Selain itu, sosialisasi ini diharapkan mampu mendongkrak kinerja organisasi melalui mekanisme pemetaan aktivitas kerja yang lebih terarah dan terukur.
Menariknya, penyusunan Peta Proses Bisnis Morowali Utara ini juga menjadi bagian krusial dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkab Morut.
Melalui sinergi ini, seluruh perangkat daerah diharapkan memiliki pemahaman yang setara. Alhasil, pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berlangsung lebih efisien serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat luas..

Opini Anda