PALU – Anggota MPR/DPD RI asal daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Auditorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Senin (27/4/2026). Di hadapan puluhan mahasiswa, Senator yang akrab disapa Febby ini menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membentengi keutuhan bangsa dari ancaman disinformasi.
Acara yang berlangsung interaktif ini menyoroti berbagai tantangan kebangsaan di era digital, mulai dari maraknya hoaks hingga fenomena polarisasi sosial yang kian tajam.
Pancasila sebagai Kompas Moral
Dalam pemaparannya, Febriyanthi menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar hafalan teori, melainkan fondasi hidup yang harus diimplementasikan secara nyata.
“Mahasiswa adalah garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa. Di tengah derasnya arus informasi digital, kita harus cerdas memilah informasi dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan,” tegas Febby.
Ia mengingatkan bahwa tantangan masa kini jauh lebih kompleks. Menurutnya, tanpa pegangan yang kuat, generasi muda mudah terjebak dalam polarisasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
- Pancasila: Harus menjadi kompas moral dalam bersikap.
- UUD 1945: Menjadi landasan hukum dan demokrasi.
- NKRI: Komitmen harga mati yang dijaga dengan semangat nasionalisme.
- Bhinneka Tunggal Ika: Kekuatan dalam perbedaan yang harus hidup dalam interaksi sehari-hari.
Agen Literasi Digital
Suasana diskusi semakin hangat saat sesi tanya jawab. Mahasiswa Unismuh Palu menyampaikan keresahan mereka terkait masifnya disinformasi dan menurunnya toleransi di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Febriyanthi mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi konsumen konten, tetapi aktif menjadi agen literasi digital dan pelopor dialog sehat di ruang publik. Ia menilai kampus memiliki peran strategis sebagai laboratorium pemikiran kritis sekaligus ruang pembentukan karakter.
Menuju Indonesia Emas 2045
Menutup kegiatannya, Febriyanthi mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai Empat Pilar sebagai pedoman utama demi menyongsong masa depan bangsa yang lebih solid.
“Mari kita siapkan diri menjadi generasi berintegritas yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(Ryo/Syntia/Uli)

Opini Anda