Bungku. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub, mewakili Bupati Morowali menyampaikan Pendapat Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Morowali terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dan Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2027, Senin (19/10/2026).
Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Morowali Herdianto Marzuki, S.E., didampingi Wakil Ketua II Sultanah Hadie, serta dihadiri 17 anggota DPRD, unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, dan insan pers.


Dalam sambutannya, Sekda Morowali menyampaikan apresiasi atas seluruh masukan konstruktif yang disampaikan oleh lima fraksi DPRD Morowali sebagai bahan penyempurnaan rancangan anggaran tersebut.
Jawaban Pemkab Morowali atas Pandangan 5 Fraksi DPRD
Pemkab Morowali memberikan penjelasan secara rinci atas poin-poin krusial yang ditanyakan oleh fraksi-fraksi di DPRD Morowali.
1. Response terhadap Fraksi Partai NasDem
Pemkab menegaskan bahwa kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2027 berbasis data riil dari sektor PBJT Tenaga Listrik, PBB-P2, BPHTB, hingga pajak MBLB. Pemkab juga menjamin kepastian anggaran operasional bagi PPPK Paruh Waktu dan outsourcing.
Terkait ganti rugi lahan, Pemkab sedang memproses DPPT baru untuk Sport Center Mendui, meminta Legal Opinion Kejaksaan untuk jalan TMMD Desa Bente, serta mengedepankan pendekatan persuasif untuk sisa lahan Jalan Penunjang Bandara Maleo.
2. Tanggapan untuk Fraksi Partai Demokrat
Menjawab isu optimalisasi potensi daerah, Pemkab telah menyiapkan 7 langkah strategis peningkatan PAD dari sektor tambang, pariwisata, hingga perikanan. Mengenai penumpukan program di akhir tahun, Pemkab berkomitmen melakukan evaluasi komprehensif. Selain itu, untuk mengantisipasi ancaman El Nino di Bumi Raya dan Witaponda, pengadaan pompa air akan dialokasikan pada TA 2027.
3. Penjelasan untuk Fraksi Golkar
Pemkab Morowali mengakui adanya kekeliruan administratif penulisan pada Nota Keuangan APBD 2027 dan berjanji segera melakukan koreksi serta menyempurnakan ketelitian dokumen.
4. Jawaban untuk Fraksi Gerindra
Postur RAPBD 2027 dipastikan telah disusun cermat dan selaras dengan RPJMD. Fokus pembangunan difokuskan pada diversifikasi ekonomi non-tambang, seperti sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan pemberdayaan koperasi.
5. Apresiasi untuk Fraksi Perindo
Pemkab menyambut baik dukungan terhadap tema pembangunan 2027, yakni “Penguatan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif serta Kualitas Layanan Publik”. Pemkab berkomitmen memprioritaskan belanja pelayanan publik dibandingkan belanja aparatur.
Kesepakatan Propemperda Tahun 2027


Selain pembahasan RAPBD, Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Morowali resmi menyepakati penetapan Propemperda Tahun 2027 sebagai pedoman penyusunan regulasi daerah yang selaras dengan prioritas pembangunan.
Rangkaian Rapat Paripurna diakhiri dengan penandatanganan berita acara bersama antara pihak eksekutif dan legislatif serta sesi foto bersama.**

Opini Anda