Sejarah Bandara Kasiguncu Poso (1974-2025), Dari Merpati Sampai Sriwijaya Air
Oleh: Simson Towengke
POSO – Bandara Kasiguncu Poso, yang terletak di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memiliki sejarah panjang dalam pelayanan penerbangan domestik. namun tulisan ini dirangkum secara singkat.
Diresmikan pada tahun 1974 oleh Menteri Perhubungan Emil Salim, bandara ini awalnya dikelola oleh pemerintah daerah sebelum diserahkan ke Departemen Perhubungan pada tahun 1979. Pada masa kejayaannya, bandara ini melayani penerbangan reguler dengan pesawat Merpati Nusantara Airlines dan Cesna awal tahun 80-an.
Namun, seiring membaiknya akses jalan darat, penerbangan reguler di bandara ini berhenti beroperasi sejak tahun 1995. Kondisi bandara semakin memburuk setelah terjadi konflik di daerah tersebut pada tahun 1998 hingga 2011.
Setelah vakum beberapa tahun, kembali pada Tahun 2012 Bandara Kasiguncu beroperasi dengan jenis pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang.
Pada April 2015 Runway Bandara Kasiguncu diperlebar dan diperpanjang dengan memiliki ukuran 1.850 x 30 meter, selesai pada tahun 2016.
Bandara ini menjadi akses transportasi cepat bagi kabupaten tetangga, Tojo Una-una, Morowali dan Morowali Utara pra pengelolaan SDA sektor pertambangan.
Jeda waktu itu 2016 sampai 2025 Pemerintah Kabupaten Poso sebagai pemilik bandara tertua di Provinsi Sulawesi Tengah harus berbuat, tidak pasrah dengan kondisi, sehingga merangsang kembali aktivitas bandara dari pesawat ATR milik Lion Group ke Susi Air.
Harapan itu ada ketika Pemkab Poso bekerjasama dengan Sriwijaya Air adalah maskapai penerbangan bertarif rendah di Indonesia. Maskapai ini didirikan pada tahun 2003 dan memulai operasinya pada 10 November 2003 rute penerbangan domestik dan internasional.
Sebelumnya bandara Kasiguncu Poso menjadi landasan pacu pesawat kepresidenan Jenis Boeing Businesss Jet 737-800 atau pesawat itu memiliki nama lain Avro RJ-85, sewaktu Wakil Presiden Gibran berkunjung ke Poso 22 Agustus 2025.
Bahkan, Sriwijaya Air telah memulai penerbangan perdana pada 30 September 2025 dengan menggunakan pesawat Boeing 737-500 Rute Makassar- Poso, 3 kali sepekan Pulang Pergi.
Dengan kode IATA PSJ dan ICAO WAFP, bandara ini siap melayani penerbangan domestik dan meningkatkan konektivitas serta aksesibilitas masyarakat Poso dan kabupaten tetangga.**

Opini Anda