POSOLINE.COM – Berbagai tanggapan maupun respon akan unggahan testimoni wakil bupati Poso, Yasin Mangun, rupanya terus mendapat tanggapan dari sejumlah Tokoh formal maupun informal di wilayah Kabupaten Poso.
Seperti kita ketahui bersama, unggahan Statemen di akun media sosial milik wakil Bupati Poso itu, selain syarat makna juga memancing tanggapan oleh sejumlah tokoh, baik yang menyatakan keprihatinan atau pun respon yang menyayangkan lahirnya statamen tersebut oleh seorang wakil bupati.
Seperti salah seorang penandatangan deklarator perdamaian perjanjian Malino, Pendeta Renaldy Damanik atau yang akrab disapa Abang ini, menyatakan keprihatinan yang mendalam akan adanya pernyataan wakil bupati tersebut.
Namun demikian menurut Abang, dirinya sangat menghormati langkah sang wakil bupati yang mau secara terbuka dan jujur menyatakan sebuah sikap.
Meski demikian, Abang Damanik juga berharap, jika ada hal hal yang menjurus pada keretakan hubungan atau disharmoni, sebaiknya untuk segera di selesaikan dengan duduk bersama.
“Sebaiknya ini harus segara di selesaikan. Akan lebih baik duduk bersama mencari solusi yang terbaik” ungkap Abang Damanik, saat di hubungi media ini via telpon genggamnya, Rabu (16/03)
Lebih jauh kata Abang Damanik, akan lebih baik saat ini kedua pihak duduk bersama serta laksanakan tugas untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat kabupaten Poso.
Sementara itu, satu tokoh pemuda yang juga mantan ketua KNPI Kabupaten Poso, Rudy Richardo Rompas, kepada media ini mengimbau agar semua pihak tidak menjadikan hal ini sebagai komoditas politik.
Bahkan kepada seluruh pimpinan OPD dan jajarannya untuk tetap konsentrasi pada tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab masing masing.
Bagi Rudy, Bupati dan wakil Bupati adalah orang tua, tentunya sebagai pasangan yang bertugas menjalankan roda pemerintahan tidak selama mukus tanpa hambatan. “Adanya hambatan atau pun mis komunikasi itu biasa dalam rumah tangga,” urai Rudy
Ditambahkan Rudy, namun demikian tidak ada konflik dalam rumah tangga yang tidak bisa di selesaikan. “Bupati sebagai kepala rumah tangga pasti punya solusi untuk dapat menyelesaikannya,” jelasnya.
Rudy.juga menjelaskan, dengan kebijaksanaan dan kepemimpinan yang dimiliki Bupati Poso, pasti akan dapat menyelesaikan masalah ini.
“Ibarat kata orang, saat Aceh di terjang tsunami dan paskah pemulihan, orang berkata, badaipun pasti akan berlalu,” tandas Rudy. Fais

Opini Anda