POSO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso menggelar sosialisasi Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan di Aula Kantor Desa Tagolu, Senin (4/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya strategis mitigasi bencana bagi masyarakat yang bermukim di sekitar area bendungan.
Mewakili Bupati Poso, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Alfred Suangga, menegaskan bahwa dokumen RTD merupakan pedoman krusial dalam menghadapi kondisi luar biasa atau potensi kerusakan bendungan.
“Pemahaman seluruh pihak, terutama masyarakat sekitar, sangat diperlukan agar tercipta kesiapsiagaan yang optimal,” ujar Alfred membacakan sambutan tertulis Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Poso menekankan tiga aspek utama:
Sinergi Lintas Sektor: Perlunya koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Prosedur Evakuasi: Pengenalan jalur evakuasi dan pembagian peran saat situasi darurat.
Minimalisir Risiko: Kesiapan dini menjadi kunci untuk menekan dampak kerugian jika terjadi bencana.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi bersama narasumber teknis. Agenda ini dihadiri oleh manajemen PT Poso Energy, Kepala Pelaksana BPBD Poso, pimpinan OPD terkait, Camat Lage, unsur TNI/Polri, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Poso berharap masyarakat dapat bertindak cepat dan tepat sesuai prosedur jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat bendungan. SON

Opini Anda