MORUT – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut) kembali memberangkatkan 16 pendeta lintas denominasi untuk mengikuti program wisata rohani ke Turki. Pelepasan rombongan ini dilaksanakan di Gereja Bethel Indonesia Kolonodale, Kecamatan Petasia, pada Jumat (21/11/2025).
Keberangkatan ini merupakan bagian dari program Pemda Morut yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan wawasan para rohaniwan di wilayah tersebut. Acara pelepasan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Morut yang diadakan setiap hari Jumat siang.
Program Peningkatan Wawasan dan Pelayanan
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Morut, Gerzom Tandi, yang mewakili Bupati Morowali Utara, menyampaikan bahwa program wisata rohani ini adalah implementasi dari visi dan misi kepala daerah.
“Hari ini menjadi satu kesyukuran besar bagi hamba-hamba Tuhan yang mendapat kesempatan melakukan perjalanan wisata rohani,” ujar Gerzom. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam lingkup gereja.
Menurut Gerzom, dengan mengikuti wisata rohani ke situs-situs keagamaan, para pendeta dapat memperoleh pengalaman iman dan pengetahuan sejarah tentang agama mereka.
Pemda Morut berharap melalui program ini, para rohaniwan dapat bekerja sama dalam mengedukasi jemaat di masing-masing pelayanan untuk mendukung program-program pemerintah yang sedang berjalan di Kabupaten Morut.
“Semoga wisata rohani ini juga dapat menjadi keberkahan untuk Kabupaten Morut. Kami berharap perjalanan ini akan dinikmati oleh para hamba-hamba Tuhan, tiba dan kembali dengan selamat di tempat pelayanan masing-masing,” tutupnya.
Apresiasi dari Pendeta
Sementara itu, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan oleh Ketua Klasis Lembo, Pendeta Anton Tamanampo, yang juga termasuk dalam rombongan yang diberangkatkan.
“Tentunya kami bersyukur, dan terima kasih kepada Bupati Morowali Utara yang sudah mencanangkan program wisata rohani,” kata Pendeta Anton. “Selama bertugas sebagai hamba Tuhan di Kabupaten Morut, kami boleh diberangkatkan ke Turki untuk menikmati wisata rohani. Semoga program ini terus berlanjut,” tambahnya.
Sumber: Media Kominfo Morut

Opini Anda