MOROWALI — Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-XVI tingkat Kabupaten Morowali yang diselenggarakan di Kecamatan Menui Kepulauan, Minggu (11/10/2026).
Pelaksanaan tahun ini menjadi babak baru dalam sejarah penyelenggaraan MTQ di Morowali. Sebab, untuk pertama kalinya cabang perlombaan hadis secara resmi dimasukkan, sehingga ajang ini bertransformasi menjadi MTQH.


Dalam sambutannya, Bupati Iksan menegaskan bahwa penambahan cabang ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan pembinaan keagamaan di daerah.
“MTQ yang diselenggarakan di Kecamatan Menui tahun 2026 menjadi era baru dalam dinamika MTQ dengan masuknya cabang hadis, sehingga yang sebelumnya kita kenal MTQ kini menjadi MTQH,” ujar Iksan.
Bukan Sekadar Lomba, MTQH Jadi Momentum Pengamalan Al-Qur’an dan Sunah
Bupati menjelaskan bahwa MTQ yang digelar rutin setiap tahun—baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional—terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya memiliki keindahan bahasa untuk dilantunkan, tetapi juga sarat makna mendalam untuk dikaji serta dijadikan pedoman hidup utama.
“MTQH tentu saja bukan sekadar agenda tahunan untuk melombakan baca tulis Al-Qur’an dan hadis. Lebih dari itu, ini menjadi momentum strategis untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan sunah Nabi,” tegasnya.


Memperkuat Harmoni dan Ketaatan Masyarakat Morowali
Lebih lanjut, Iksan berharap pelaksanaan MTQH ke-XVI di Menui Kepulauan ini mampu membawa dampak positif yang nyata bagi karakter warga Morowali, terutama dalam membangun ketaatan kepada Allah SWT serta menjaga hubungan harmonis antarsesama.
“Harapan kita bersama, momentum ini dapat memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus terus menjaga keharmonisan di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Morowali,” pungkasnya.**

Opini Anda