POSO- Partai NasDem menggelar kampanye di Kabupaten Poso, merupakan kampanye terbuka pertama sejak digulirkan tahapan Pemilu 2024, dan pasar murah Nilam Sari Lawira (NSL) serta pengobatan gratis.
Program pasar murah yang diinisiasi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR-RI dari Partai Nasdem, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira (NSL) itu, diserbu 10 ribuan massa pendukungnya saat berlangsung kampanye akbar, di Lapangan Maroso Poso, pada Minggu 28 Januari 2024.
Ketua DPD Partai NasDem Poso, Alex Patambo menyebutkan, bahwa program tersebut untuk mendukung visi partai dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di daerah.
Lewat program pasar murah itu, masyarakat Poso sudah mendapatkan paket sembako dengan harga Rp. 5.000.
“Ini bukan hal yang pertama kami lakukan di kabupaten Poso dan diharapkan dapat sedikit membantu masyarakat saat ini” sebut Alex saat ditemui di sekretariat Nasdem Poso, Senin (29/1-24).
Dikatakannya, dari hasil penjualan pasar murah ini, akan disumbangkan ke panti panti asuhan,rumah ibadah dan program program kemasyarakatan lainnya.
“Dalam program pengobatan gratisΒ warga mendapatkan cek kesehatan, konsultasi kesehatan dan obat gratis,” ungkapnya.
Diketahui, sejumlah elite Partai NasDem hadir mendampingi NSL dalam kegiatan kampanye akbar tersebut, diantaranya Waketum Partai Nasdem, Ahmad Ali, Caleg DPRD Provinsi, Farid Podungge, Mahmud Lahay, Soni Tandra dan Nurjanah serta seluruh caleg DPRD Kabupaten Poso dan para imam mesjid yang diberangkatkan umroh oleh Ahmad M Ali
NSL yang juga ketua Dewan Pimpinan Wilayah partai pengusung Capres Anies Baswedan tersebut, jugaΒ memperkenalkan seluruh calegnya yang ada di Kabupaten Poso.
Sementara Waketum NasDem Ahmad M Ali mengatakan bahwa bagi NasDem kekuasaan itu bukan sebagai alat untuk menyepelekan, mengancam dan menindas. Bukan untuk memperkaya diri sendiri, keluarga dan kelompoknya.
Kekuasaan tidak boleh memecah belah masyarakat. Berkuasa itu hendaknya merangkul, bukan memukul. NasDem memastikan untuk mengelola mandat yang diberikan untuk digunakan bagi kebaikan rakyat, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
Selanjutnya Waketum menyampaikan pesan bagi masyarakat Poso, supaya terus bersama2 menjagaΒ dan merawat kedamaian dan kerukunan dalam hidup bermasyarakat. SON

Opini Anda