MOROWALI – Peristiwa kebakaran melanda bangunan rumah kos milik Lk. Sarifuddin yang berlokasi di Desa Padabaho, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 07.05 WITA.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebanyak 11 petak kamar kos. Akibat musibah ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Respon Cepat Kepolisian dan Penanganan di Lokasi
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., melalui Kapolsek Bahodopi IPTU Ewaldo Tasmi, S.Tr.K., menyatakan bahwa jajaran personel Polsek Bahodopi langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan warga.
“Begitu menerima informasi adanya insiden kebakaran di Padabaho Morowali ini, kami langsung menghubungi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemda Morowali serta pemadam dari PT IMIP,” ungkap IPTU Ewaldo Tasmi.
Selain mendatangkan armada pemadam kebakaran, personel Polsek Bahodopi dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Polisi Lakukan Olah TPTKP Awal dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui sumber awal dan penyebab pasti munculnya kobaran api.
Sejumlah langkah hukum telah ditempuh aparat kepolisian, mulai dari pengamanan area, tindakan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) awal, hingga pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendalami penyebab pasti timbulnya api,” jelas Kapolsek.
Imbauan Kewaspadaan Potensi Kebakaran bagi Masyarakat
Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Bahodopi mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Bahodopi, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau warga agar selalu waspada, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar. Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan ke petugas terdekat agar dapat ditangani secara cepat,” imbaunya.
Ia juga meminta warga masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk tidak mendekati area pemadam kebakaran demi keamanan dan keselamatan bersama.**

Opini Anda