𝐌𝐎𝐑𝐔𝐓- Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Legowo WR Jatmiko, SIP, MM dan Wakil Ketua I DPD RI, Letnan Jenderal TNI (Mar) (Purn) Dr. Nono Sampono, S.Pi, M.Si mendapat penghargaan khusus dari Dewan Adat Wita Mori.
Kedua jenderal itu datang di Kabupaten Morowali Utara atas undangan Bupati Morut Delis Julkarson Hehi untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-10 Kabupaten Morowali Utara.
Penghargaan itu diberikan pada jamuan makan malam (gala dinner) di tempat terbuka pelataran Kantor Bupati Morut, Minggu malam (22/10/2023).
Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Adat Wita Mori, Siwadarman Tamanampo, SH, memasangkan bate (topi adat suku Mori) dan menyerahkan ponai (parang Mori) sebagai simbol penghargaan sebagai tadulako (pimpinan) kepada kedua jenderal tersebut.
Prosesi itu dilaksanakan di panggung hiburan sebelum artis ibukota menghibur masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Morut ke-10.
Penyerahan penghargaan itu disaksikan sejumlah tokoh penting di antaranya Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, Wabup Morut H. Djira K, Sekda Musda Guntur, Staf Ahli Menteri Investasi Rizal Calvary Marimbo, Dandim 1311/Morowali Letkol Inf Alzaki, Kapolres Morut AKBP Imam Wijayanto, Kacabjari Kolonodale Andreas Atmaji SH, pimpinan OPD, para camat dan kepala desa se Kabupaten Utara.
Setelah prosesi penyerahan penghargaan itu berlangsung, kedua jenderal itu bersama Staf Ahli Menteri Investasi diberi kesempatan memberikan sambutan.
Baik Pangdam Mayjen Legowo maupun Letjen (Purn) Nono Sampono berterima kasih atas penghargaan yang diberikan tokoh adat Mori.
Secara khusus Pangdam juga mengingatkan agar suasana keamanan yang terjadi selama ini tetap dipertahankan.
“Mungkin Morut saat ini masih landai-landai saja. Tapi ingat, jangan terlena. Harus tetap waspada apabila saat ini kita sudah memasuki tahun politik,” kata Pangdam, mengingatkan.
Sedangkan Nono Sampono secara khusus menyinggung soal posisi Morut yang sangat strategis sebagai daerah yang kaya dengan berkembangnya industri nikel.
Menurutnya, konsep hilirisasi saat ini akan semakin membuka lapangan kerja karena tidak diperbolehkan lagi mengekspor nikel dalam bentuk bahan mentah atau setengah jadi.
“Hilirisasi merupakan elemen kunci perjalanan Indonesia menuju Industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan. Dan Morut sangat diuntungkan karena lapangan kerja akan terus terbuka,” jelas Nono Sampono.
Bupati Delis atas nama Pemda dan masyarakat Morowali Utara berterima kasih atas kehadiran Pangdam XIII/Merdeka, Wakil Ketua I DPD RI, Staf Khusus Menteri Investasi, serta tamu undangan lainnya.
“Terima kasih atas kehadiran bapak/ibu semua. Semoga momentum kegembiraan dalam rangka memeriahkan HUT Morut ke-10 ini akan menambah spirit kita untuk terus membangun daerah ini,” ujarnya.
Untuk diketahui, Mayjen Legowo WR Jatmiko pernah menjabat Dandim 1309/Manado, Irdam IV/Diponegoro, Komandan Korem 161/Wira Sakti NTT, Gubernur Akademi Militer, dan terakhir sebagai Pa Sahli TK. III KASAD Bidang Intekmil dan Siber, dan selanjutnya diangkat sebagai Pangdam XIII/Merdeka.
Sedangkan Letjen (Purn) Nono Sampono beberapa kali menduduki posisi penting sebelum masuk dan menjabat Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Jabatan strategis itu di antaranya Komandan Korps Marinir, Komandan Paspampres, Gubernur Akademi Angkatan Laut, Inspektur Jenderal TNI AL dan Kepala Basarnas. 𝐌𝐂𝐃𝐃

Opini Anda