POSOLINE.COM- Melibatkan Da’i Polri, Operasi Madago RayaΒ 2022 memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Salah satu tim da’i Polri mengatakan, berkaitan program ini, kami selalu mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Itu juga dilakukan melalui ceramah agama, penyuluhan di sekolah-sekolah, sambang tatap muka dan silaturahmi.
Kami bersilaturahmi di Sekolah Dasar Ratalemba Dusun Tamanjeka Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, kedatangan para Da’i diterima oleh siswa dan dewan guru. Jumat (11/03/22).
Dalam Silaturahmi tersebut kami menyampaikan mari kita tanamkan dalam hati sanubari tentang nilai-nilai kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), salah satu wujud nilai-nilai kecintaan terhadap NKRI adalah menjaga persatuan dan Kesatuan.
Mengingat, masa depan bangsa indonesia ada ditangan generasi muda, sebagai anak muda, kita harus menghargai setiap perbedaan yang ada, jangan biarkan perbedaan tersebut membuat kita pecah belah,tetapi harus semakin kuat.
Terpisah, Wakasatgas V Humas AKBP. Yudho Huntoro, S.I.K.,M.I.K mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Poso, Sigi dan Parimo, untuk bersatu melawan bentuk kekerasan terorisme dan intolerasi.
“Jadikan Sulawesi Tengah menjadi daerah yang aman, makmur dan penuh kedamaian,” ungkap Yudho Huntoro.
Berbarengan dengan itu, Yudho juga mengharapkan, agar masyarakat untuk ki berikan informasi kepada aparat TNI-Polri terkait keberadaan 3 orang DPO Teroris Poso yang sampai sekarang ini masih masih diburu.
“Jika ingin menyerahkan diri kami akan menerima dan tentu akan menjalani Proses hukum yang berlaku,” bebernya. **

Opini Anda