𝐏𝐎𝐒𝐎- Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang telah mengguncang sebagian wilayah di Kabubaten Poso, Tojo Una-una (Touna), Morowali Utara (Morut) Sulawesi Tengah (Sulteng) terjadi sepanjang bulan Mei 2024.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang bulan Mei 2024, berdampak terjadinya pemadaman listrik.
Cuaca ekstrem ini menyebabkan pemadaman listrik di wilayah kerja PT PLN (Persero) ULP Poso, terjadi dibeberapa desa serta pemukiman warga.
Pemadaman ini juga akibat dari hujan lebat yang disertai angin kencang, terjadi kerusakan pada infrastruktur listrik di beberapa daerahdaerah wilayah kerja
Banyak pohon yang tumbang dan merusak jaringan listrik, menyebabkan gangguan dan pemutusan pasokan listrik bagi penduduk setempat.
Merespon cuaca ekstrem ini, UID Suluttenggo, UP3 Palu, PT PLN (Persero) ULP Poso telah memberikan respon cepat untuk mengatasi situasi darurat ini, dengan segera mengirimkan tim pemeliharaan dan perbaikan ke lokasi-lokasi terdampak.


Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Abdullah Umar mengatakan, merespon kejadian itu pihaknya dengan reaksi cepat, para teknisi PLN berjuang keras untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak dan mengembalikan pasokan listrik secepat mungkin.
Katanya, menghadapi kondisi seperti ini, PT PLN (Persero) ULP Poso juga mengajak pelanggan untuk ikut serta dalam membantu memantau kondisi sekitar mereka.
“Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik. Laporan tersebut dapat disampaikan melalui Kantor PLN ULP Poso ataupun melalui Call Center PLN 123,” kata Abdullah Umar, dihubungi, Senin (27/05-24).
Ia menekankan, pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaporan pohon-pohon yang membahayakan jaringan listrik.


Selain itu pihaknya mengimbau kepada seluruh pelanggan kami untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik di sekitar mereka.
“Partisipasi dari masyarakat ini sangat membantu kami, dalam meningkatkan responsifitas kami dalam menangani pemadaman listrik dan juga meningkatkan keselamatan bagi masyarakat,” harapnya.
Menurutnya, pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem ini berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam penggunaan peralatan elektronik dan ketergantungan pada pasokan listrik.
Sebutnya, pihaknya memastikan komitmen mereka untuk melakukan upaya maksimal guna memulihkan pasokan listrik dan memastikan kenyamanan serta keamanan masyarakat di wilayah terdampak. SON

Opini Anda