POSO- Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touana) dan Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang September 2026.
Kejadian ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan merusak jaringan listrik, hingga memicu pemadaman di pemukiman warga.
Menanggapi situasi darurat tersebut, PT PLN (Persero) ULP Poso di bawah koordinasi UID Suluttenggo dan UP3 Palu langsung menerjunkan tim pemeliharaan ke lokasi-lokasi terdampak. Para teknisi di lapangan terus berupaya mempercepat perbaikan infrastruktur agar pasokan listrik dapat kembali normal.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, mengimbau masyarakat untuk turut aktif memantau potensi bahaya di sekitar lingkungan mereka.


“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk bersama-sama berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan pohon yang mengancam jaringan listrik. Partisipasi ini sangat membantu meningkatkan responsivitas kami serta menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Satria.
Dampak pemadaman listrik ini cukup dirasakan warga dalam menjalankan aktivitas harian.
Namun, PLN ULP Poso berkomitmen melakukan upaya maksimal demi memulihkan jaringan serta menjamin keamanan dan kenyamanan pasokan listrik bagi masyarakat.
Masyarakat yang menemukan potensi bahaya pohon tumbang atau gangguan listrik dapat melapor langsung ke Kantor PLN ULP Poso atau melalui kanal pendaftaran resmi Call Center PLN 123 dan aplikasi PLN Mobile.

Opini Anda