𝗣𝗢𝗦𝗢𝗟𝗜𝗡𝗘.𝗖𝗢𝗠 – Capai 447 ribu kasus Perceraian di Indonesia, Bupati Morowali Utara Ingatkan Kaum Bapak harus jadi imam yang baik dalam keluarga Kristen.
Hal itu disampaikan Bupati Morowai Utara Delis Julkarson Hehi, saat menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) se-Klasis Sulawesi Tengah Timur yang meliputi Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Poso dan Banggai.
Acara yang dirangkaikan dengan Persidangan III PKBGT se-Klasis Sulteng Timur ini diikuti perutusan dari 19 jemaat, berlangsung di Desa Saemba, Kecamatan Mori Atas, Sabtu (29/10) siang.
Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Klasis Sulteng-Tim Gereja Toraja dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai sambutan Bupati Morowali Utara.
Bupati Delis yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Febriyanthi Hongkiriwang menyambut baik penyelenggaraan pertemuan Kaum Bapak Gereja Toraja ini, karena kaum bapak, baik sebagai anak maupun ayah, memegang peranan penting sebagai imam dalam keluarga.
Kata Delis, kasus perceraian di Indonesia sangat memprihatinkan. Pada 2020, kasus perceraian suami-istri tercatat sekitar 229.000, naik hampir 100 persen menjadi 447.000 pada 2021.
“Artinya, setiap jam pada 2021 itu terjadi 50 kasus perceraian. Ini sangat memprihatinkan dan harus kita cari jalan keluarnya,” ujar Delis lagi.
Salah satu solusi yang paling penting adalah menjadikan bapak-bapak dalam keluarga sebagai imam yang baik dan benar dalam memimpin dan melindungi keluarganya sesuai dengan Firman Tuhan atau Alkitab.
Delis berharap Persidangan III PKBGT kali ini diharapkan juga mampu meningkatkan peran aktif kaum bapak dalam memenuhi panggilan gereja yakni bersekutu, bersaksi dan melayani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Delis menjanjikan untuk membantu dana pembangunan Gereja Toraja Jemaat Bukit Zaitun Saemba dan memberikan satu unit sepeda motor untuk operasional Kantor Klasis III Gereja Toraja di Poso. MCDD

Opini Anda