PALU, POSOLINE.COM- Bupati Poso dr. Verna GM Inkiriwang mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Sulawesi Tengah 2022, di ruang Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Selasa, (15/02-22).
Rapat koordinasi dihadiri oleh Pimpinan KPK RI Lili Pintauli Siregar, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, melibatkan Walikota, Bupati/Wakil Bupati Se-Sulawesi Tengah.
Dengan protokol kesehatan ketat, juga dihadiri Inspektur Inspektorat se-Sulawesi Tengah, Kepala BPKP Sulteng dan peserta lainnya yang mengikuti melalui zoom meeting.
Untuk diketahui pemerintah menyediakan website jaga.id yang diinisiasi oleh KPK RI merupakan sebuah portal informasi publik mengenai pencegahan korupsi. Guna mendorong partisipasi, akuntabilitas, respon dan transparansi dari pemerintah dan masyarakat.
Di dalamnya terdapat 8 area investasi berupa indeks capaian rencana aksi pencegahan korupsi yang disepakati masing-masing Pemerintah daerah.
Didalamnya terdiri dari OPD terkait pelayanan publik, pengawasan internal, manajemen kepegawaian, pengadaan barang dan jasa, peningkatan pendapatan daerah serta perencanaan anggaran dan pengelolaan aset daerah.
Sementara untuk Strategi Nasional, Pencegahan Korupsi (Stranas PK) indikator fokus kepada implementasi E-payment dan E- Katalog.
Dan untuk Survey Penilaian integritas (SPI) survei kepada unsur internal pemerintah daerah, khususnya terkait data jumlah pegawai dan eksternal yaitu akademisi, swasta dan masyarakat umum.
Diperlukan langkah-langkah preventif dan terintegrasi antar unsur negara. Baik dalam pemerintahan pusat maupun daerah.
Dalam hal ini KPK RI telah menjembatani antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui web aplikasi jaga.id dalam mengawasi pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan aset daerah dan pengelolaan pemerintahan lainnya.
Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan, tindak pidana korupsi di Indonesia sudah meluas dalam masyarakat perkembangannya terus meningkat.
Menurutnya, baik dari jumlah kasus yang terjadi dan jumlah kerugian keuangan negara maupun dari segi kualitas tindak pidana yang dilakukan semakin sistematis serta lingkupnya yang memasuki seluruh aspek kehidupan masyarakat.
“Hal ini tidak hanya membawa bencana terhadap perekonomian namun juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada umumnya,” kata Gubernur Rusdy Mastura dalam sambutannya.
“Saya berharap, agar kepala daerah berserta OPD area intervensi dan unsur eksternal pendukung lainnya bersama-sama dapat mewujudkan gerak cepat menuju Sulteng yang lebih sejahtera,” harapnya.
Acara Kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang disampaikan oleh Direktur KPK Jarot Faisal dan Direktur Sosialisasi Kampanye Anti Korupsi Niken Ariati. Acara lalu ditutup dengan tanya jawab. SON
Diskominfosandi Poso

Opini Anda