POSO- Bupati Poso, dr. Verna Inkiriwang, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk transparan dan tidak menyembunyikan informasi kepada publik terkait kondisi pemangkasan anggaran.
Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memberikan penjelasan dan edukasi yang utuh kepada masyarakat mengenai penyebab keterbatasan kas daerah saat ini.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Verna saat memberikan sambutan dalam acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Poso, Rabu (1/7/2026).
“Jangan hanya bilang dana tidak ada, tolong dijelaskan (penyebabnya) kepada masyarakat,” ujar Verna Inkiriwang
Bupati menjelaskan, keterbukaan informasi ini penting agar tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat mengenai akar masalah keuangan daerah.
Menurutnya, kondisi kas daerah Kabupaten Poso saat ini sangat terbatas sebagai dampak langsung dari kebijakan efisiensi fiskal yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat.
Dampak dari pengetatan anggaran tersebut dinilai sangat masif, salah satunya memangkas biaya operasional internal pemerintahan.
“Akibat efisiensi anggaran, tidak ada dana. Sedangkan untuk SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) pegawai saja, hanya satu dua saja yang ada anggarannya,” jelas Verna di hadapan para undangan.
Selain memangkas anggaran perjalanan dinas pegawai, defisit anggaran ini juga berdampak pada sektor olahraga daerah.
Melalui instruksi ini, Bupati Verna menekankan agar seluruh jajaran pemerintah daerah aktif memberikan pemahaman kepada publik bahwa pembatalan berbagai program daerah, termasuk partisipasi di Porprov, murni disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat. SON

Opini Anda