MOROWALI– Delis Julkarson Hehi menghadiri rapat koordinasi bertema “Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026” yang digelar di Gedung Serba Guna Ahmad Hadie, Kabupaten Morowali, Rabu (13/5/2026).
Rapat koordinasi tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mengevaluasi pelaksanaan program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Evaluasi dilakukan secara berkala guna memastikan program-program strategis nasional berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran Bupati Delis sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam mengawal implementasi program nasional agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Dalam forum tersebut, Delis memaparkan sejumlah capaian program prioritas di Morowali Utara, mulai dari sektor pendidikan, pembangunan desa, pertanian, hingga dukungan terhadap program perumahan rakyat dan ketahanan pangan.
Ia menyebut pembangunan Sekolah Garis Depan (SGD) dan fasilitas pendidikan di wilayah 3T terus dipercepat.
Selain itu, pembangunan desa melalui program infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan progres positif di berbagai wilayah.
Di sektor pertanian, Morowali Utara mencatat produksi panen padi mencapai sekitar 49 ribu ton dan jagung lebih dari 5 ribu ton.
Pemerintah daerah juga terus mendorong percepatan realisasi tanam sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana program-program Presiden bisa cepat dirasakan masyarakat. Karena ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya pada angka, tetapi ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Delis.
Ia menegaskan, sinkronisasi antara program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten harus terus diperkuat agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami menyambut baik evaluasi seperti ini, karena daerah dapat terus mengontrol sejauh mana realisasi program berjalan dan memastikan seluruh kebijakan tetap selaras dengan Asta Cita Presiden,” tambahnya.
Sementara itu, Anwar Hafid dalam arahannya menekankan bahwa program-program Presiden Republik Indonesia memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sulawesi Tengah.
“Program Bapak Presiden yang akan kita evaluasi saat ini menjadi penopang bagi tumbuhnya ekonomi di Sulawesi Tengah,” kata gubernur.
Anwar Hafid juga mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar responsif terhadap dinamika ekonomi global yang berdampak langsung terhadap kondisi daerah.
“Maka ini menjadi penting juga kita sikapi bersama. Jangan cuma Bapak Presiden yang pusing, tetapi kita semua harus memikirkan bersama dampak kondisi global terhadap daerah. Oleh karena itu rapat ini menjadi sangat strategis,” ujarnya.
Sebelumnya, evaluasi pelaksanaan Asta Cita telah dilaksanakan di Kabupaten Banggai. Setelah tiga bulan berjalan, evaluasi kembali digelar di Kabupaten Morowali sebagai bagian dari monitoring berkala terhadap capaian program pemerintah pusat di daerah.
Di akhir rapat, gubernur berharap evaluasi tersebut mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti seluruh pemerintah daerah sebelum evaluasi berikutnya dilaksanakan tiga bulan mendatang.

Opini Anda