MOROWALI UTARA β Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara melalui Bagian Perekonomian menempatkan sejumlah petugas untuk memantau dan mengawasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Morowali Utara, Senin (26/10/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran. Selain itu, monitoring ini bertujuan mengantisipasi antrean panjang kendaraan sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Morowali Utara, Agus P. Tengkow, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
βMelalui monitoring ini, kami ingin memastikan proses penyaluran BBM bersubsidi berjalan dengan baik, pelayanan masyarakat tetap lancar, serta potensi antrean panjang dan penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat diantisipasi,β ujar Agus.
Ia menambahkan, petugas di lapangan ditugaskan memantau kondisi penyaluran secara langsung, berkoordinasi dengan pengelola SPBU, dan segera melaporkan jika ditemukan kendala pelayanan maupun indikasi penyimpangan distribusi.
Melalui pengawasan berkala dan sinergi antarinstansi, Pemkab Morut berharap distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih teratur sehingga kebutuhan harian masyarakat terpenuhi dengan baik.
Masyarakat dan Pengendara Sambut Positif
Pemkab Morowali Utara menegaskan komitmennya untuk terus memantau penyaluran BBM bersubsidi secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan sistem distribusi yang aman dan sesuai peruntukannya.
Kehadiran petugas pengawas di SPBU pun mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para pengemudi kendaraan.
Andi, salah seorang pengendara lokal, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengawasan langsung dari Pemkab Morut.
“Kehadiran dan kepedulian pemerintah daerah bersama pihak terkait membuat kami tidak perlu lagi mengantre terlalu lama untuk mendapatkan BBM bersubsidi untuk aktivitas pekerjaan sehari-hari,” kata Andi.**

Opini Anda