MOROWALI UTARA— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Morowali Utara terus berkomitmen memperkuat peran dan kapasitas kader dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja Kecamatan (Rakercam) PKK se-Kabupaten Morowali Utara Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula STQ Kantor Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara, pada Senin (2/11/2026).
Kegiatan strategis yang diikuti oleh 95 peserta ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali Utara, Ny. Febriyanthi H. Dj. Hehi, yang akrab disapa Senator Febriyanthi.
Dorong Inovasi Kader PKK di Tingkat Desa
Dalam sambutannya, Senator Febriyanthi menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi bagi para kader, khususnya di tingkat desa. Menurutnya, program PKK tidak boleh hanya menjadi agenda rutin organisasi semata, melainkan harus menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai bahwa kader PKK memiliki posisi yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan masyarakat di akar rumput. Oleh karena itu, setiap program kerja wajib disesuaikan dengan kebutuhan riil keluarga serta potensi kearifan lokal masing-masing wilayah.
“Kader PKK harus terus bergerak dan berinovasi. Jangan hanya menjalankan kegiatan sebagai rutinitas organisasi, tetapi bagaimana setiap program yang kita laksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Mulailah dari desa, karena di sanalah kader PKK berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Febriyanthi.
Selain membuka acara, Febriyanthi juga hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi bertajuk “Transformasi Gerakan PKK dan Posyandu”. Materi ini mengulas pentingnya adaptasi PKK dan Posyandu dalam menjawab tantangan modern pembangunan keluarga serta peningkatan layanan masyarakat.
Penyelarasan Program dan Tertib Administrasi Kelembagaan
Sementara itu, Ketua I TP-PKK Kabupaten Morowali Utara, Ny. Widyawati M. Djira, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa Rakercam PKK Morowali Utara 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program kerja dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
Ia menambahkan, forum ini dirancang sebagai wadah pembinaan serta evaluasi kelembagaan guna menyamakan persepsi pengurus dalam menyusun program yang terukur.
“Melalui Rakercam ini, kami ingin memastikan seluruh pengurus PKK memiliki pemahaman dan arah gerak yang sama. Administrasi kelembagaan harus semakin tertib, perencanaan program lebih terukur, dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing wilayah,” ujar Widyawati.
Ia berharap hasil dari rapat kerja ini dapat langsung ditindaklanjuti melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan keluarga di Morowali Utara.
Tema dan Peserta Rakercam PKK Morowali Utara 2026
Rakercam PKK Tahun 2026 ini mengusung tema utama: “Optimalisasi Peran PKK sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan Berbasis Keluarga Menuju Morowali yang SCS”.
Berdasarkan laporan panitia pelaksana, kegiatan ini dihadiri oleh 95 peserta yang terdiri dari:
- 14 orang perwakilan TP-PKK Kabupaten Morowali Utara
- 25 orang pengurus TP-PKK Kecamatan Mori Utara
- 56 orang kader perwakilan TP-PKK desa se-Kecamatan Mori Utara
Pelaksanaan Rakercam ini juga merupakan tindak lanjut dari penyesuaian tata kelola kelembagaan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK. Fokus utamanya mencakup penguatan administrasi organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus, serta sinkronisasi program prioritas dengan arah kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui sinergi yang kuat dalam Rakercam ini, TP-PKK Kabupaten Morowali Utara optimistis dapat mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin tertib dan mandiri dalam mendukung visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.**

Opini Anda