POSO — Edukasi keselamatan berkendara bagi kalangan pelajar terus diintensifkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Poso melalui program pembinaan dan penyuluhan tertib berlalu lintas. Kali ini, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Lage, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, pada Selasa (14/7/2026) pagi.
Ipda Juhaerudin, S.H. bertindak langsung sebagai pemateri dalam kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut. Di hadapan ratusan siswa, pentingnya menumbuhkan disiplin berlalu lintas sejak usia dini dikupas tuntas olehnya. Para siswa tidak hanya dibekali dengan aturan dasar dan pengenalan rambu lalu lintas, namun juga materi tentang etika, sopan santun, serta sikap saling menghormati antarpengguna jalan.
Juhaerudin menegaskan bahwa budaya tertib berlalu lintas bukan sekadar kewajiban mematuhi aturan formal di jalan raya. Lebih dari itu, kedisiplinan tersebut mencerminkan karakter, moralitas, dan tanggung jawab sosial seseorang sebagai warga negara yang baik.
Seluruh rangkaian penyuluhan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias. Keaktifan mereka terlihat jelas dari banyaknya interaksi dan pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab berlangsung, menunjukkan besarnya rasa ingin tahu generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan jalan.
Apresiasi penuh atas inisiatif edukatif dari jajaran kepolisian ini turut disampaikan oleh pihak SMP Negeri 3 Lage. Ucapan terima kasih diutarakan oleh kepala sekolah beserta dewan guru dan staf tata usaha kepada Polres Poso yang telah meluangkan waktu demi membangun kesadaran hukum serta budaya tertib berlalu lintas bagi anak didik mereka sejak dini.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menekankan bahwa penanaman nilai keselamatan di jalan raya memang harus menyasar anak usia sekolah agar membentuk karakter berkendara yang aman hingga dewasa.
“Keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada pemahaman rambu-rambu, tetapi juga pada etika dan sopan santun pengendara. Melalui penyuluhan di SMPN 3 Lage ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas adalah wujud kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKP Rianto Hilian.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi erat antara kepolisian dan lembaga pendidikan merupakan kunci utama dalam mencetak generasi emas yang cerdas dan taat hukum.
Melalui penyuluhan berkala ini, para pelajar diharapkan mampu bertindak sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas. Upaya berkelanjutan ini ditargetkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan generasi muda di Kabupaten Poso. SON

Opini Anda