MOROWALI UTARA – Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K, mengapresiasi langkah inovatif Pemerintah Desa Korowou dalam mengelola dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk pembangunan daerah. Sinergi ini dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan desa yang mandiri.
Hal tersebut disampaikan Wabup Djira saat menghadiri Evaluasi Perkembangan Desa/Lomba Desa Tingkat Kabupaten Morowali Utara Tahun 2026 di Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kamis pagi (21/5/2026).
“Kami bersyukur Desa Korowou mampu memanfaatkan dana CSR perusahaan dengan baik. Ini menunjukkan adanya manajemen pemerintahan desa yang inovatif dan visioner,” ujar Djira dalam sambutannya.
Meski demikian, Djira mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pundak kepala desa. Perlu ada keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan akan berjalan baik jika masyarakatnya kompak, saling mendukung, dan menjaga keharmonisan. Persatuan masyarakat adalah kekuatan terbesar desa,” tambahnya.
Selain agenda evaluasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dua agenda penting lainnya:
Peresmian Ikon Desa Korowou: Fasilitas baru yang diproyeksikan menjadi ruang publik, taman bermain, serta pusat olahraga bagi warga dan generasi muda.
Penyerahan Santunan Jaminan Kematian (JKM): Penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris sebagai bentuk komitmen perlindungan sosial dari pemerintah.
Sebagai informasi, Lomba Desa Tingkat Kabupaten ini merupakan agenda strategis Pemkab Morowali Utara. Tujuannya adalah untuk mengukur capaian pembangunan, kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, hingga efektivitas pemberdayaan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I TP-PKK Morowali Utara, Ny. Widyawati M. Djira, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. (Red)

Opini Anda