𝐏𝐎𝐒𝐎- HUT ke 62 Komando Resor Militer (KOREM) 132 Tadulako menggelar upacara peringatan untuk mengenang peristiwa jatuhnya helikopter milik TNI Angkatan Darat membawa 13 personil TNI bertugas dalam pelaksanaan Operasi Tinombala, di Monumen Tadulako, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (09/08-23).
Upacara peringatan digelar dengan penuh khidmat memiliki makna yang mendalam, menjadi tempat mengenang 13 perwira dan prajurit yang gugur sebagai kusuma bangsa dalam kecelakaan helikopter 7 tahun lalu (20 Maret 2016).
Momentum istimewa ulang tahun yang ke-62, yang jatuh pada Rabu 9 Agustus 2023, tidak sekadar dirayakan dengan sukacita, tetapi juga dilandasi oleh rasa penghormatan yang mendalam terhadap perjalanan panjang dan dedikasi Korem 132 Tadulako.
Monumen Tadulako yang berlokasi di dusun Patirobajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir menjadi tempat bersejarah untuk mengenang dan menghormati para perwira dan prajurit yang rela mengorbankan nyawa dalam tugas negara.
Pada kesempatan ini, para pejabat dan masyarakat berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang telah berjuang untuk perdamaian dan kemajuan daerah.
Danrem 132 Tadulako, Brigadir Jenderal TNI Dody Triwinarto, S.IP., M.Han menekankan, pentingnya mengingat dan menghormati jasa-jasa pahlawan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pengorbanan mereka adalah landasan bagi kehidupan yang lebih damai dan nyaman. Lebih lanjut, Brigadir Jenderal Dody mengajukan agar peringatan Hut Korem selalu dilakukan di dekat Monumen Tadulako ini, sebagai wujud nyata penghormatan tahunan kepada 13 pahlawan yang gugur di lokasi ini.
Juga pesan dari Fitriani Syaiful Anwar, istri dari almarhum Brigjen TNI Syaiful Anwar, juga memberikan pesan dan kesannya. Ia mengajak semua untuk bersyukur atas apa yang dimiliki saat ini dan menghargai kebersamaan dalam keluarga.
Sementara Bupati Poso, dr. Verna Inkiriwang yang juga hadir didampingi sekretaris Daerah Frits Sam Purnama, S.H., M.Ap serta Beberapa Kepala OPD, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas peran Korem 132 Tadulako dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan ketertiban wilayah.
“Korem 132 Tadulako telah menjadi mitra yang tak ternilai bagi kemajuan daerah ini,” kata Bupati Verna.
Bupati Verna juga menegaskan pentingnya mengenang jasa para perwira dan prajurit yang telah berkorban untuk keamanan Kabupaten Poso.
Sebutnya, tempat ini menjadi simbol peringatan bagi 13 pahlawan tanah Poso yang gugur dalam tugasnya, termasuk Brigjen TNI Anumerta Syaiful Anwar. Doa-doa mereka semoga diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan pengorbanan mereka menjadi contoh bagi kita semua yang masih aktif dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Verna optimis bahwa Korem 132 Tadulako akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dan mewujudkan cita-cita bersama. Dengan dukungan semua elemen di daerah ini, Kabupaten Poso dapat menjadi yang terdepan di Sulawesi Tengah.
Tampak hadir dalam acara ini Wakil Bupati Tojo Una-Una, Forkopimda Kabupaten Poso, Brigjen Pol Purn. Ana Suwadana, Irjen Pol Purn. Rahman Baso, Para Kasi Korem 132/Tdl, Para Dandim Jajaran Korem 132/Tdl, Para Dan Kadisjan Jajaran Korem 132/Tdl, Danyonif 714/Sm, Ketua Persit Kck Korem 132/Tdl Dan Seluruh Jajaran, Ny. Alm Brigjen Tni Anumerta Syaiful Anwar, Dan Yonif 714/Sm – Dan Denzipur 15/Slm.
Selain itu Tokoh Agama Ketua MUI Poso, Ketua Majelis Sinode GKST, Ketua PHDI Poso – Pimpinan Instansi Vertikal Kabupaten Poso – Para Kepala Opd Pemda Poso, Kepala Bumn Bumd Dan Perbankan, Para Camat, Unsur Tripika Dan Kades, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda. PL

Opini Anda