POSOLINE.COM- Kurun waktu 6 bulan 2021 kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Pamona Bersaudara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) tergolong sangat tinggi.
Cukup tinggi kekerasan seksual, dilihat data Cabang Kejaksaan Negeri Poso (Cabjari) di Tentena saat ini tengah menangani tiga (3) kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur.
Sementara Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Poso (Kacabjari) Tentena Yunan Putra Firdaus, S.H, M.H yang ditemui di kantornya mengatakan, sejak dirinya menjabat Kacab di Tentena saat ini tengah menangani 3 kasus kekerasan seksual.
“Angka kasus kekerasan seksual seperti pencabulan anak dibawah umur di wilayah Pamona Bersaudara ini tergolong tinggi,” Kata Kacabjari Tentena Yunan Putra Firdaus, diΒ kantornya, Sabtu 12/06-21.
Kata dia, padahal dirinya 4 bulan baru menjabat Kacabjari Tentena, tapi sudah menangani 3 kasus kekerasan seksual. “Saya sudah menangani 3 kasus pencabulan, angka ini sangat tinggi, boleh dikata 1 bulan satu kasus,” bebernya.
Untuk meminimalisir kata Yunan, pihaknya merencanakan untuk mengadakan penyuluhan hukum di wilayah kerja Cabjari Tentena, itupun harus mengandeng pihak Dinas terkait, terlibat dan berperan aktif untuk mewujudkan hal ini.
“Saya berencana akan melakukan penyuluhan dibeberapa tempat di Pamona bersaudara mulai dari sekolah-sekolah dan beberapa tempat ibadah. Saya berharap dinas terkait ikut peran aktif mewujudkan hal ini,” ungkapnya
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Poso, Dra. Chrisnawati Limbong saat dihubungi belum mengeluarkan keterangan resmi terkait tingginya angka kekerasan seksual di wilayah Pamona Bersaudara.
“Maaf saya masih sibuk ini, masih ada kegiatan, nanti saja yah menelfon,”ungkapnya, saat komunikasi telfon terhubung. Wan

Opini Anda