𝐏𝐎𝐒𝐎- Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Poso, Anang Indrayu mengatakan tahun 2023 Program Strategis Nasional (PSN) sudah mencapai target.
Menurut Anang, program PSN terbagi beberapa kegiatan, diantaranya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Retribusi tanah pertanian dan Badan Milik Negara (BMN).
“PTSL ditargetkan 4.480, sedangkan tahun 2023 tinggal 120 yang tengah proses penyelesaian,” jelas Anang Indrayu, kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/11-23).
Ia menjelaskan terkait penyelesaian 120 PTSL yang masih tersisa, tahun ini semua akan selesai dalam waktu dekat. Ini berarti PTSL di Kabupaten Poso sudah memenuhi target 100 persen.
Selain itu, ATR/BPN Poso juga memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di beberapa desa.
Sebutnya, hal ini dimaksud agar pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya dengan pemanfaatan aset tanah, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya ditingkat desa.
“Kedepan, kami meninginkan sertifikat dimanfaatkan boleh masyarakat dengan membentuk kelompok tani, ada pendamping, ada beberapa desa yang kami bantu,” ungkapnya.
Untuk tahun ke tiga ini jelasnya, sudah 3 desa yang kami berikan pendampingan, yaitu Desa Kelei, di Kecamatan Pamona Utara, Desa Tindoli di Kecamatan Pamona Tenggara dan Kelurahan Mapane di Kecamatan Poso Pesisir. PL

Opini Anda