POSO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso memantapkan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qurβan dan Hadits (STQH) XVIII Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun ini, yang digelar 23-27 Juni 2025 mendatang.
Usai menggelar rapat Pra Ekspose dan Konsultasi LPTQ Sulawesi Tengah, Ketua Harian Hi. Sukimin, SH, M.Si mengatakan, Kabupaten Poso siap menyukseskan penyelenggaraan STQH tahun ini.
Kata Sukimin, menjelang pelaksanaan STQH seluruh panitia terus melakukan koordinasi memantapkan event keagamaan, mendapat dukungan dana sharing anggaran APBD Poso dan Provinsi Sulawesi Tengah, walaupun dengan kebijakan efesiensi.
“Bupati Poso mendukung penuh dan berharap agar STQH bisa sukses tidak memalukan tuan rumah,” kata Hi, Sukimin didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Poso, Alwi Ali, SE.
Selain itu, terkait akomodasi katanya, ada 9 hotel dan rumah dalam Kota Poso yang disiapkan panitia untuk tempat nginap, tiap kabupaten 50 Kafilah dari 13 Kabupaten dan 1 Kota, plus 2 kendaraan yang disiapkan, untuk keperluan mobilisasi plus catering.
“Sedangkan tamu VIP, Gubernur, Forkopimda Sulawesi Tengah dan Kementerian Agama Sulteng, akan ditempatkan Ancyra Hotel,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini dibuat spektakuler, mengingat
kegiatan keagamaan pertama dalam pemerintahan Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Bupati Poso serta Wakil Bupati Poso sejak di lantik Februari lalu.
Katanya, penyelenggaraan STQH kali ini akan menjadi momen pertama di Sulawesi Tengah penerapan penilaian berbasis elektronik atau digital untuk 4 cabang lomba.
Nantinya, pembukaan STQH dipusatkan di Lapangan Maroso, sedangkan lomba lainnya akan dilaksanakan di Masjid Agung Baiturahman Jalan Natuna, Masjid An-Nur
Nurul Falah Kayamanya dan Masjid Baitulmakmur Gebang Rejo.
Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi pusat perhatian nasional dan mengangkat wajah daerah Kabupaten Poso. Kami mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan dan pelayanan yang prima untuk suksesnya kegiatan keagamaan ini. SON

Opini Anda