π£π’π¦π’πππ‘π.ππ’π - Pohon kurma milik salah satu warga Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. pekan kemarin menyedot perhatian masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.
Pasalnya, tumbuhan jenis palem ini berasal dari Timur Tengah, buahnya sangat identik dengan Bulan Ramadhan. Dilansir dari Kabar Selebes, Minggu (02/04-23). Keberadaan pohon tersebut berbuah lebat meski diakui pemiliknya, buah kurma itu sebenarnya belum cocok untuk dikonsumsi.
βKalau rasanya ini sepet, pakat, manis. Manisnya 50 persen, sepetnya 25 persen dan pakatnya 25 persen. Jadi kalau dikonsumsi untuk buah belum bisa. Banyak orang yang kemari itu untuk minta di bikin promil, program hamil. Saya ambilkan mudah-mudahan berkah,β ujar Kamilin, pemilik pohon kurma.
Bagi Kamilin, pohon tersebut dianggap sebagai rezeki karena saat ini rumah mereka ramai didatangi orang.
βSaya sendiri bersyukur, Alhamdulillah sehingga banyak orang yang berkunjung ke rumah, yang tadinya gak kenal, sekarang bisa tau. Ya, Alhamdulillah aja, semua mungkin rejeki,β akunya.
Kamilin menuturkan sejak tiga hari sebelumnya, rumahnya memang ramai didatangi warga untuk melihat pohon tersebut. Ada yang mendokumentasikan, foto bersama juga berswafoto dengan pohon kurmanya.
βKalau buah yang ini sejak tiga hari lalu. Kemarin itu satu hari penuh yang datang, ada dari ASN, bu camat, anggota dewan Sigi,β kata Kamilin.
Bahkan menurutnya, bukan hanya warga Sigi, tapi dari luar Kabupaten Sigi pun ada yang datang berkunjung untuk berwisata di bawah pohon kurma miliknya. Ia menyebut ada yang datang dari wilayah Palu Barat, Kota Palu. Tak hanya sekedar datang melihat ada juga yang meminta buah kurma muda itu untuk dibawa pulang.
Kamilin menyebut, pohon kurma itu memang sengaja di tanam. Ia menanamnya pada 2006 silam dengan menggunakan polybac dari biji buah kurma yang dikonsumsi. Setelah tumbuh, tiga tahun kemudian ia memindahkan tempatnya di tanah, yaitu pada tahun 2009 lalu.
Setelah 11 tahun tumbuh, tak disangka pohon itu berbuah. βAwalnya tidak saya rawat artinya cuma saya tanam begitu aja. Karena disini daerah gersang, daerah kering, gak ada air maka gak mikir kalau mau berbuah. Agustus 2020 muncul buahnya sampai menguning,β ungkapnya. (Kabar Selebes)

Opini Anda