POSO – Perpustakaan Sintuwu Raya, Desa Tagolu, kembali mengukir prestasi gemilang, mengharumkan nama Kabupaten Poso di tingkat provinsi. Meskipun beroperasi tanpa gedung khusus dan hanya menempati salah satu ruangan di Balai Desa, perpustakaan yang berdiri sejak tahun 2019 ini sukses meraih Juara 3 pada Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan dan Perpustakaan Masyarakat Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025.
Prestasi ini diumumkan dalam rangkaian Festival Literasi Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Dari enam finalis terbaik yang bersaing ketat, Perpustakaan Sintuwu Raya berhasil menempati posisi ketiga, membuktikan kualitas layanan dan inovasi yang mereka hadirkan.
Bukti Konsistensi di Tengah Keterbatasan
Capaian Juara 3 ini menambah deretan penghargaan bergengsi bagi Perpustakaan Sintuwu Raya. Sebelumnya, pada Tahun 2024, mereka juga telah menerima Penghargaan Terbaik II dalam Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
“Capaian ini adalah bukti nyata kerja keras pengurus dan tingginya antusiasme masyarakat dalam membangun budaya literasi,” ujar Dewi R.A. Mowose, S.Sos, Kepala Perpustakaan Sintuwu Raya, bersama anggotanya Ratmin Samheda dan Reymon Setiawan.
Didukung penuh oleh Pemerintah Desa Tagolu, keterbatasan fasilitas justru memicu kreativitas pengurus dan partisipasi aktif masyarakat. Perpustakaan ini telah bertransformasi menjadi pusat kegiatan literasi, ruang belajar, dan tempat berkumpulnya masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan.
Prestasi sebagai Juara 3 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2025 menjadi penegas bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah halangan untuk menyelenggarakan layanan perpustakaan yang berkualitas dan berdampak positif bagi komunitas.
Harapan Gedung Representatif
Meski bangga dengan capaian ini, pengurus berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan fasilitas. Harapan besar disampaikan agar Perpustakaan Sintuwu Raya ke depan dapat segera memiliki gedung sendiri yang lebih representatif dan mudah diakses, sehingga dapat melayani masyarakat secara lebih optimal dan menjadi pusat literasi kebanggaan Desa Tagolu. SON

Opini Anda