PALU– Program BERANI BPKB Bersama Anwar Reny Bebas Pajak Kendaraan Bermotor berlaku satu bulan terhitung 14 April 2025 sampai 14 Mei 2025 dengan total pendapatan Rp 82.624.804.219.
Program ini dimaksud dalam upaya meringankan beban finansial masyarakat atas kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotor.
Dilansir dari sultengterkini.id, Kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulteng, Rifki Ananta kepada jurnalis, Sabtu (17/5/2025) melalui WhatsAppnya, seperti dilansir dari sultengterkini.id
Rifki mengatakan, hasil transaksi itu terhitung mulai 14 April hingga 14 Mei 2025, dengan rincian PKB sebanyak 157.132 objek yakni mobil sebanyak 28.995 unit dan 128.137 sepeda motor.
Dia mengakui terkait kebijakan pemutihan PKB ini, masih banyak masyarakat yang belum merasakannya.
Olehnya masyarakat yang belum sempat membayar PKB saat kebijakan pemutihan dimulai namun sudah berakhir, meminta agar ada perpanjangan.
Alasannya ada yang karena saat pemutihan belum memiliki uang cukup, ada pula lantaran lamanya antrean akibat padatnya masyarakat yang mendaftar pemutihan PKB.
Sementara itu, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menegaskan, kebijakan pemutihan PKB untuk membantu mengurangi beban masyarakat.
Soal masih banyaknya warga yang belum merasakan manfaat program itu, Gubernur Anwar Hafid mengaku akan melakukan evaluasi terlebih dahulu.
Meski waktu pemutihan PKB sudah ditutup, Gubernur Anwar Hafid menyebut kemungkinan program itu akan diperpanjang.**
Berikut database aplikasi Samsat total transaksi itu masing-masing Daerah
- Banggai Rp 4.128.264.553,
- Poso Rp 2.086.480.694,
- Donggala Rp 2.211.176.983, 4.Tolitoli Rp1.521.410.005.
- Buol Rp651.893.145
- Morowali Rp2.219.785.582
- Bangkep Rp 508.311.644,
- Parimo Rp 3.068.039.283.
9.Touna Rp.868.828.164, - Sigi Rp 2.377.945.492,
- Morut Rp1.366.940.880,
- Banggai Laut Rp265.021.179, 13.Kota Palu Rp11.973.395.604.

Opini Anda