MORUT – Pemerintah Desa (Pemdes) Tokala Atas, Kecamatan Bungku Utara, bersama masyarakat menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Bagi mereka, narkoba adalah musuh besar yang harus dilawan bersama demi menjaga generasi muda dan masa depan desa.
Penolakan itu terlihat jelas melalui pemasangan baliho besar di titik strategis desa dengan tulisan “Pemdes Bersama Masyarakat Tidak Memberi Ruang bagi Narkoba, Jaga diri dari narkoba, jaga masa depanmu.” Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh warga agar menjauhi barang haram itu.
Kepala Desa Tokala Atas, Mahludin Mudin, menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga dapat menghancurkan keluarga, masyarakat, bahkan negara. Karena itu, pihaknya bersama warga berkomitmen mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba yang dijalankan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Ia juga menambahkan, pemerintah desa akan terus menggelar sosialisasi dan kegiatan edukasi bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Menurutnya, generasi muda harus dibekali dengan pemahaman yang kuat agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Warga Tokala Atas pun menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai, kehadiran baliho dan kampanye penolakan narkoba merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah desa dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.
Beberapa tokoh masyarakat menyebut, narkoba tidak boleh diberi ruang sedikit pun di desa mereka. Dengan persatuan dan kerja sama, masyarakat yakin dapat menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
Selain sosialisasi, pemerintah desa berencana menggandeng pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan dan pencegahan dini. Langkah itu diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di wilayah Bungku Utara.
Generasi muda Tokala Atas juga diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan desa dari bahaya narkoba. Dengan kreativitas dan kegiatan positif, para pemuda diarahkan untuk mengisi waktu dengan hal-hal bermanfaat yang menjauhkan mereka dari pergaulan bebas.
Masyarakat menegaskan bahwa narkoba bukan hanya masalah individu, tetapi masalah bersama yang harus dihadapi dengan kebersamaan. Mereka percaya, jika seluruh elemen bersatu, cita-cita desa bebas narkoba akan terwujud.
Melalui sikap tegas pemerintah desa dan dukungan penuh masyarakat, Tokala Atas meneguhkan komitmen untuk tidak memberi ruang bagi narkoba. Bagi mereka, menjaga diri dari narkoba berarti menjaga masa depan desa dan generasi penerus. JEM

Opini Anda