MOROWALI – Ketua DPW Partai Amanat Nasional Sulawesi Tengah Sarifuddin Sudding mengajak seluruh pengurus PAN dan kader selalu mengngat filosof matahari setia yang menjadi simbol partai.
Hal itu diungkap Sarifuddin Sudding usai melantik kepengurusan DPC PAN Morowali, Sabtu (29/8) di Bungku.
“Miliki satu tekad uang sama, punya dedikasi, militansi dan punya jiwa keberanian dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” kata Sarifuddin Sudding.
Kata anggota Komisi III DPR RI Dapil Sulawesi Tengah itu, mengutip pernyataan Ketua DPC PAN Morowali Asfar, bahwa kemenangan itu tidak semata-mata kemenangan di legislatif,
akan tetapi bagaimana memenangkan hati rakyat.
“Itu yang utama,” kata Sudding tegas.
Lanjut ketua Fraksi PAN DPR RI itu, bahwa matahari sebagai simbol partai.
“Apa filosofi dari simbol itu. Filosofinya itu adalah kesetiaan, tidak pernah ingkar janji yang setiap pagi terbit di ufuk timur, sore hari terbenam di ufuk barat. Setiap hari memberikan sinar kepada seluruh umat manusia. Tidak memandang suku, tidak memandang ras, etnis dan agama. Semua diberikan ruang yang sama, itupah Partai Amanat Nasional,” kata Sarifuddin Sudding.
Jadi, lanjutnya Saifuddin Sudding, ketika Partai Amanat Nasional banyak yang non Muslim karena partai ini plural.
“Jadi semua kalangan masuk, bukan partai agama. Sekali lagi saya katakan, Partai Amanat Nasional itu inklusif, partai yang sangat terbuka kepada semua kalangan tanpa membeda-bedakan suku, etnis ras dan agama, semua sama. Semua diberikan kesempatan yang sama dari Partai Amanat Nasional,” ujar Sarifuddin Sudding.
Selain melantik. pegurus DPC PAN Morowali, Sarifuddin Sudding juga akan menghardiri pelantikan 1.000 relawan PAN di Morowali.(*)

Opini Anda