π£π’π¦π’πππ‘π.ππ’π - Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS Lantik 9 (Sembilan) Kades di Kecamatan Mamosalato Hasil Pilkades Serentak Kabupaten Morowali Utara Masa Bakti 2022-2028 di Gedung Serbaguna Kecamatan Mamosalato, Kamis (08/09-22).
Adapun nama-nama Kades yang dilantik yaitu Nero Ria Kades Uepakatu, Yosafat Nau Kades Lijo, Ronaldo Kades Parangisi, Sulwinsis Dowo Kades Menyo’e, Useng Sanusi Kades Tanasumpu, Samsudin Galendo Kades Tananagaya, Abdul Majid Kades Momo, Abdul Asyir Kades Kolo Atas dan Abdul Rauf Binangkari Kades Pandauke.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K. S.Pd, M.Pd, Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara Hj. Megawati Ambo Asa S.Ip, Wakil Ketua II DPRD Morowali Utara Moh. Safri M.Pdi, Kapolres Morowali Utara yang diwakili oleh Kapolsek Subsektor Mamosalato Ipda Rustanto, Perwakilan Dandim 1311 Morowali yang diwakili oleh Danramil 06 Bungku Utara Sertu Kamal, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Victor A Tamehi, Kadis PMD Drs. Andi Parenrengi, para pejabat Eselon II dan III lingkup Pemkab Morut.
Hadir pula Ketua TP-PKK Kabupaten Morut Febriyanthi H.D.J Hehi, S.Si, Apt., Wakil Ketua TP- PKK Kabupaten Morut Widyawati M. Djira, Camat Mamosalato Howard A. Lario, Forkopimcam, Kepala Desa bersama Istri, Ketua BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Ini merupakan kegiatan pelantikan tahap ke-3 dari beberapa tahap pelantikan yang sudah direncanakan oleh Pemda Morut.
Selain mengucapkan selamat kepada para Kades yang baru saja dilantik, Bupati Delis juga meminta kontribusi dari para Kades beserta masyarakat yang ada di desa untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan laju inflasi yang sedang terjadi akibat dikuranginya subsidi BBM, subsidi listrik serta subsidi-subsidi lainnya.
Berdasarkan hasil Rakor Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi yang telah diselenggarakan beberapa waktu lalu, maka seluruh kepala desa yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah diwajibkan untuk menanam cabe minimal 1 Hektar. Baik itu cabe rawit, cabe keriting, maupun varian cabe lainnya. Tanaman cabe sendiri dipilih karena selain mudah ditanam, komoditi ini dapat menyumbang inflasi atau kenaikan harga barang yang ada di Indonesia.
“Tim Penggerak PKK bersama Dinas Pertanian dan seluruh kelompok tani yang ada di desa wajib menanam cabe minimal 1 hektar sebagai bagian dari kontribusi untuk menekan kenaikan harga komoditas pangan di wilayah Republik Indonesia” ujarnya.
Selain itu, cara lain yang ditempuh untuk menekan laju inflasi yaitu pemerintah akan mengeluarkan keputusan bersama untuk penyesuaian anggaran alokasi APBD, Anggaran Pendapat. ππΆππΈπΌπΊπΆπ»π³oπ πΌπΏππ

Opini Anda