POSO – Komando Distrik Militer (Kodim) 1307/Poso menyelenggarakan kegiatan pembinaan falsafah hidup berbangsa dan bernegara tahun 2025 dalam upaya memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesadaran ideologi serta Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Acara yang mengusung tema ‘Membangun Karakter Bangsa di Era Globalisasi Melalui Pembinaan Falsafah’ ini digelar di Indor Makodim 1307/Poso, Jalan Urip Sumohardjo, Poso, pada Selasa (25/11).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Kabupaten Poso, termasuk Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Mahasiswa, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Koordinator kegiatan, Kapten Inf Ismail Beta, menjelaskan bahwa tujuan utama pembinaan ini adalah untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya ideologi bangsa sebagai dasar menjaga persatuan dan kesatuan. Menurutnya, falsafah hidup berbangsa dan bernegara harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan sekadar konsep teoritis.
“Sebagai bagian dari komponen bangsa, kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendiri bangsa,” ujar Kapten Inf Ismail Beta. Ia berharap kegiatan ini dapat “menggugah semangat cinta tanah air, dan memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keutuhan NKRI.”
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1307/Poso yang diwakili Pasi Ter Kodim 1307/Poso, Kapten Inf Kingking, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program Komando Atas yang bertujuan menjaga dan membina silaturahim antara Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) dengan segenap lapisan masyarakat.
“Sehingga dapat terwujud hubungan antara prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dengan masyarakat untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman, tentram, dinamis, serta meningkatkan pemahaman tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Kapten Inf Kingking.
TNI memiliki tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dari segala bentuk ancaman. Sasaran kegiatan ini adalah tercapainya pemahaman masyarakat tentang tugas dan peran TNI AD, terjalinnya hubungan harmonis antara TNI AD dan masyarakat, serta meningkatnya pemahaman tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika guna mendukung kedaulatan NKRI.
“Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang Dasar Negara yaitu Pancasila, serta terwujudnya kesamaan persepsi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tentang Bhinneka Tunggal Ika untuk berpartisipasi dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI,” pungkas Kapten Inf Kingking.**

Opini Anda