POSO – Turnamen Domino Piala Kapolres Poso II resmi berakhir dengan sukses. Kompetisi yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ini menempatkan pasangan Moh Akbar dan Abdul Halim sebagai Juara 1, setelah melalui laga final yang berlangsung sengit dengan skor akhir 7-5.
Namun, di balik kesuksesan kompetisi tersebut, sorotan utama tertuju pada sambutan penutupan Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, S.I.K. Ia tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga memberikan catatan evaluasi mendalam serta tantangan inovasi bagi generasi muda Poso.
Dalam sambutannya, Kapolres Poso menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pencinta olahraga domino serta jajaran panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.
“Saya apresiasi dulu yang pertama kepada ketua panitia dan seluruh panitia. Terima kasih dengan segala keterbatasan, dengan segala kekurangan, kegiatan ini bisa terselenggara dengan lancar,” ujar AKBP Alowisius Londar.di halaman Polres Poso, Sabtu dinihari (27/06-2026).
Meski berjalan lancar, AKBP Alowisius menekankan pentingnya evaluasi demi meningkatkan kualitas turnamen di masa mendatang. Ia mengingatkan agar panitia tidak cepat puas.
“Kalau dianggap sudah bagus, nanti tidak pernah ada perubahan lagi toh. Ada yang kurang-kurang nanti dievaluasi panitia. Mudah-mudahan di kejuaraan yang ketiga, empat, dan seterusnya makin lebih bagus,” tambahnya.
Salah satu poin menarik yang disoroti Kapolres adalah mengenai manajemen waktu pertandingan yang dinilai belum memiliki wasit waktu khusus (timer). Menanggapi hal tersebut, AKBP Alowisius secara terbuka menantang kreativitas generasi muda di Poso untuk menciptakan inovasi teknologi yang bisa diterapkan pada turnamen berikutnya.
“Siapa tahu anak-anak muda di sini yang punya kreativitas, kemampuannya ada, rancang itu bagaimana ada timer dan segala macam,” tantang Kapolres.
Mengakhiri sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa turnamen ini mengusung semangat “Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, olahraga domino memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar permainan kartu biasa.
“Domino ini mempersatukan, melatih strategi, dan menumbuhkan solidaritas Bhayangkara,” pungkas AKBP Alowisius, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan penonton yang hadir.
Turut hadir Kadis Kumperindag mewakili Bupati Poso, Wakapolres Poso Kompol Suriadi, S.H., M.M., Kabag Log AKP Supriadi Bakri, S.H., Kasat Lantas AKP I Made Bagus Melyandika, S.TK., S.I.K., M.A., Kasat Intelkam AKP La Ode Muhamad Aludin, Komisioner Bawaslu Kabupaten Poso Wisnu Pratala, S.P., M.Ap serta para peserta turnamen dan tamu undangan. SON

Opini Anda