JAKARTA – Kabar gembira bagi percepatan ekonomi di Sulawesi Tengah. Konektivitas udara wilayah ini resmi naik kelas setelah peluncuran rute penerbangan baru
Jakarta–Luwuk dan Guangzhou–Palu di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata RI, Rabu (11/2/2026).
Hadir langsung dalam peluncuran tersebut, Bupati Morowali Utara (Morut), Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menyebut momentum ini sebagai “kunci pembuka” bagi potensi besar Morut untuk berbicara di kancah internasional.
Bagi Bupati Delis, kehadiran rute Guangzhou–Palu bukan sekadar tambahan jadwal penerbangan, melainkan jalur sutra modern bagi komoditas unggulan daerah.
“Dengan adanya jalur langsung dari Guangzhou ke Palu, peluang ekspor produk unggulan kita seperti durian dan manggis semakin terbuka lebar. Ini adalah kesempatan emas bagi petani dan pelaku usaha di Morowali Utara untuk naik kelas ke pasar global,” ujar Delis optimis.
Selain sektor perkebunan, Bupati Delis juga menyoroti dampak ganda pada sektor lainnya:
Akselerasi Investasi: Memudahkan akses investor langsung dari pusat bisnis Tiongkok.
Pariwisata Bahari: Mempersingkat waktu tempuh wisatawan mancanegara menuju destinasi eksotis di Morut.
Logistik Efisien: Mempercepat arus barang dan jasa melalui pintu gerbang Palu dan Luwuk.
Acara yang diinisiasi oleh Kemenpar RI bekerja sama dengan Cocos Tour Indonesia ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, Anggota DPR RI Putra Nababan, hingga Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido.
Dalam sambutannya, Wamenpar menekankan bahwa rute ini adalah bagian dari strategi penguatan konektivitas nasional untuk menjadikan Sulawesi Tengah sebagai hub internasional di kawasan timur Indonesia.
Sementara itu, rute Jakarta–Luwuk yang dilayani oleh maskapai Citilink diprediksi akan memperkuat konektivitas domestik. Hal ini sangat menguntungkan bagi Morowali Utara yang letak geografisnya sangat strategis di antara Palu dan Luwuk.
“Konektivitas ini akan mempercepat arus wisatawan dan pelaku bisnis. Kami berkomitmen penuh mendukung penguatan akses ini demi kesejahteraan masyarakat Morut,” pungkas Bupati Delis.
Dengan dibukanya rute ini, Morowali Utara kini tidak lagi sekadar menjadi penonton di pasar global, melainkan pemain aktif yang siap memasok kebutuhan dunia langsung dari tanah Sulawesi. (MCCD)

Opini Anda