ππππ- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (Dinas Kominfosantik Sulteng) Sudaryano R. Lamangkona menjadi pembicara pada Dialog Moderasi Beragama dengan tema Jalan Harmoni Nusantara. Bertempat, di Hotel Palu Golden, Jum’at malam, (01/12/2023)
Dialog yang dilaksanakan KNPI Kota Palu bersama Jaringan Penggerak Moderasi Beragama Provinsi Sulawesi Tengah itu dibuka Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulteng Irvan Aryanto.
Selain Sudaryano, dialog tersebut menghadirkan pembicara lainnya yaitu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah Zainal Abidin dan Kakanwil Kementerian Agama, Ulyas Taha.
Dalam paparannya, Sudaryano menyampaikan bahwa media sosial di era digital 4.0 saat ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan stakeholder lainnya, dalam membangun moderasi beragama di Sulawesi Tengah.
“Kita harus adaptif terhadap laju perkembangan teknologi digital saat ini. Salah satunya adalah dengan membangun keadaban dalam melakukan hubungan komunikasi dan interaksi dengan sesama pengguna medsos”, ujar Sudaryano.
Dalam materinya Zainal Abidin mengatakan bahwa moderasi beragama itu bukan bertujuan untuk memoderasi agama. Akan tetapi lebih pada penganutnya terkait dengan sikap dan perilakunya, agar dapat menghargai perbedaan. Sebab perbedaan itu sifatnya Sunatullah.
“Kita tidak boleh saling menyalahkan keyakinan orang lain. Dari setiap perbedaan itu yang dicari adalah persamaannya. Jika perbedaan terus yang dicari maka pertentangan itu tidak akan berakhir”, ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Sementara, Ulyas Taha mengatakan bahwa moderasi beragama ini harus lebih masif dilaksanakan, untuk menekan paham-paham yang dapat memicu perpecahan bangsa.
“Kementerian Agama menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program secara nasional. Semoga melalui moderasi beragama pemahaman terhadap setiap perbedaan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat”, ujarnya.
Diakhir acara, dilakukan pembacaan deklarasi gerakan moderasi oleh perwakilan peserta dari pesantren yang diikuti peserta lainnya, yang terdiri dari aktivis lembaga kemahasiswaan dan Organisasi Kepemudaan di Kota Palu serta penandatanganan komitmen gerakan moderasi beragama, oleh pemateri, Ketua KNPI Kota Palu, Sidiq Djatola, dan salah seorang perwakilan peserta.
Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng, Dinas Kominfosantik.
Narahubung : Ahyain (082251271042

Opini Anda