POSO – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Poso, Tojo Unauna (Touna) dan Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, tersepanjang bulan November 2025.
Bencana alam ini mengakibatkan kerusakan parah pada jaringan listrik dan menyebabkan pemadaman di sejumlah desa dan pemukiman.
Kerusakan infrastruktur listrik dipicu oleh banyaknya pohon tumbang yang menimpa jaringan, memutuskan pasokan daya ke rumah-rumah penduduk di tiga kabupaten tersebut.


PT PLN (Persero) ULP Poso segera bergerak cepat untuk mengatasi situasi darurat ini. Tim pemeliharaan dan perbaikan langsung diterjunkan ke lokasi terdampak.
“Para teknisi PLN berjuang keras untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak dan mengembalikan pasokan listrik secepat mungkin,” demikian keterangan dari PLN.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, mengonfirmasi komitmen perusahaan untuk memulihkan pasokan listrik secara maksimal.
Dalam upaya mempercepat penanganan dan mencegah kejadian serupa, PLN ULP Poso mengajak masyarakat untuk berperan aktif.


“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan kami untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik di sekitar mereka,” tegas Satria Restu Aji Wicaksono.
Partisipasi ini disebut sangat membantu dalam meningkatkan responsivitas PLN dan memastikan keselamatan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan potensi bahaya pohon melalui:
Kantor PLN ULP Poso terdekat.
Call Center PLN 123.
Pemadaman listrik ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat. PT PLN (Persero) ULP Poso memastikan upaya pemulihan terus dilakukan guna menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat di wilayah terdampak.**

Opini Anda