POSO – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Poso, Tojo Una-Una (Touna), dan Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Agustus 2026. Kejadian ini mengakibatkan gangguan pasokan listrik di sejumlah desa serta pemukiman warga.
Hujan lebat yang disertai angin kencang memicu pohon tumbang di berbagai titik hingga menimpa infrastruktur kelistrikan. Akibatnya, jaringan listrik mengalami kerusakan dan berdampak pada terhentinya aliran listrik ke rumah-rumah penduduk.


Menanggapi situasi darurat tersebut, PT PLN (Persero) ULP Poso di bawah naungan UID Suluttenggo UP3 Palu langsung menerjunkan tim pemeliharaan dan perbaikan ke lokasi terdampak. Para teknisi di lapangan bekerja ekstra cepat untuk memperbaiki jaringan yang rusak demi memulihkan pasokan listrik kepada masyarakat.
Manajer PT PLN (Persero) ULP Poso, Satria Restu Aji Wicaksono, menegaskan komitmennya dalam menangani gangguan ini serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif memantau lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk bersama-sama berperan aktif dalam menghadapi situasi ini dengan melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang dapat mengancam jaringan listrik di sekitar mereka. Partisipasi ini sangat membantu kami meningkatkan responsivitas penanganan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat,” ujar Satria, pekan ini.


Masyarakat dapat menyampaikan laporan terkait potensi bahaya jaringan listrik melalui Kantor PLN ULP Poso terdekat atau mengakses layanan Call Center PLN 123.
Pemadaman listrik ini sempat mengganggu aktivitas harian warga, khususnya dalam penggunaan alat elektronik. Namun, PLN ULP Poso memastikan seluruh upaya perbaikan dilakukan secara maksimal agar pasokan listrik kembali normal, aman, dan andal. SON
Opini Anda