POSO – Situasi keamanan Poso yang kian membaik dan kondusif kembali dibuktikan melalui gelaran event olahraga ekstrem berskala besar. Sebanyak kurang lebih 500 peserta yang terdiri dari pecinta alam, komunitas trail, dan tamu undangan memadati Lapangan Sepak Bola Desa Pinedapa, Kecamatan Poso Pesisir, pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Mereka hadir untuk mengikuti acara pembukaan dan pelepasan resmi kegiatan Bhayangkara Poso Trail Adventure Tahun 2026.
Event ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kawasan Gunung Biru, yang dulunya kerap diidentikkan dengan zona rawan, kini telah aman, asri, dan sangat siap menjadi destinasi wisata alam unggulan di Sulawesi Tengah.
Bukti Nyata Keamanan Poso Membaik dan Potensi Wisata Gunung Biru
Kegiatan yang mengusung tema pelestarian alam dan promosi wisata ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Poso, Ir. Abd. Kahar Latjare, ST., M.Si., yang mewakili Bupati Poso. Turut hadir perwakilan Forkopimda Kabupaten Poso, termasuk Kapolsek Poso Pesisir AKP Fathurahman (mewakili Kapolres), Wakil Ketua DPRD Hj. Masdina, S.E., serta jajaran TNI dan instansi terkait.
Ketua Panitia Bhayangkara Poso Trail Adventure 2026, Iptu I Made Deva Dwi Wiguna, S.Tr.K., M.H. (Kasat Reskrim Polres Poso), dalam laporannya menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar uji ketahanan fisik, melainkan momentum mempererat persaudaraan dan meluruskan persepsi publik tentang keindahan alam Poso.
“Melalui Jelajah Gunung Biru ini, kami ingin membuktikan bahwa berbagai isu negatif yang beredar di luar sana tidak sesuai dengan kondisi nyata. Gunung Biru memiliki panorama yang asri, indah, dan sangat layak untuk dijaga bersama,” ujar Iptu Deva.
Dalam amanatnya, Asisten II Bupati Poso menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri menggelar event olahraga ekstrem yang bersinergi dengan pariwisata. Selain membuktikan keamanan Poso yang membaik, kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak ekonomi masyarakat lokal melalui UMKM serta menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Namun, pemerintah daerah juga memberikan imbauan tegas terkait keamanan lingkungan, khususnya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Saya mengimbau seluruh peserta untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak menyalakan api langsung di area gunung. Mari tunjukkan bahwa para raider adalah pelopor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tegas Abd. Kahar Latjare.
Menjelajahi Rute Menantang: Dari Pinedapa Hingga Gunung Puagi
Setelah melalui sesi safety briefing dan foto bersama, para peserta dilepas secara simbolis untuk menempuh rute ekstrem namun mempesona:
- Start: Lapangan Bola Desa Pinedapa
- Lokasi MPP
- Desa Tamanjeka
- Kawasan Gunung Biru & Gunung Puagi
- Finish: Lapangan Bola Desa Pinedapa
Kegiatan pembukaan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Event ini diharapkan menjadi ikon tahunan yang mendukung visi Kabupaten Poso sebagai destinasi wisata alam unggulan di Sulawesi Tengah.
Menyikapi antusiasme tinggi peserta dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Ketua Panitia, Iptu I Made Deva Dwi Wiguna, S.Tr.K., M.H., menyampaikan pesan penting mengenai tanggung jawab moral setiap peserta terhadap alam.
“Bhayangkara Poso Trail Adventure 2026 dirancang bukan hanya untuk menguji mental dan fisik para raider, tetapi juga sebagai bentuk kampanye cinta lingkungan. Kami menyadari bahwa Gunung Biru adalah aset berharga yang harus dilestarikan. Oleh karena itu, kami menanamkan prinsip ‘Take Nothing But Pictures, Leave Nothing But Footprints’. Kami meminta seluruh peserta untuk disiplin menjaga kebersihan, tidak membuang sampah atau puntung rokok, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan,” jelas Iptu Deva.
Lebih lanjut, Iptu Deva menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor pariwisata.
“Kehadiran kami di sini adalah bukti sinergi Polri dengan masyarakat dan pemerintah dalam memajukan potensi lokal. Dengan terjaganya keamanan Poso yang semakin kondusif dan kelestarian alam Gunung Biru, kami yakin pariwisata Poso akan semakin bangkit, membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Selamat bertualang, jaga keselamatan, dan jaga alam kita,” pungkasnya. SON

Opini Anda