POSO– Disela-sela pembukaan Jambore Penyuluh Pertanian di Tasiraya Cottage, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Poso, Mustafa Tohan, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai forum peningkatan kompetensi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan penguatan keakraban di antara para penyuluh.
Jambore yang diprakarsai oleh Dinas Pertanian Kabupaten Poso ini berlangsung selama dua hari dan dihadiri oleh seluruh penyuluh se-Kabupaten Poso. Selain menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten di bidang pertanian dan perkebunan, Mustafa menekankan aspek non-formal dari pertemuan tersebut.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk menjalin keakraban dan berbagi pengalaman di antara para penyuluh yang selama ini setia mendampingi petani di Kabupaten Poso,” ujar Mustafa Tohan
Ia menjelaskan bahwa melalui serangkaian lomba yang dilaksanakan dalam jambore, para penyuluh memiliki kesempatan untuk berinteraksi, bertukar pandangan, dan memperkuat jaringan kerja mereka. Hal ini penting mengingat peran penyuluh sebagai ujung tombak yang dituntut inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pertanian terbaru.
Sebelumnya, Wakil Bupati Poso Soeharto Kandar, saat membuka acara, telah menekankan bahwa Jambore ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi ekonomi di bidang pertanian dan perlindungan lahan demi mewujudkan Kabupaten Poso yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Mustafa Tohan berharap semangat kebersamaan dan ilmu yang didapatkan dari jambore ini dapat diterjemahkan langsung dalam pendampingan petani, sehingga pembangunan pertanian di Poso dapat terus ditingkatkan. SON

Opini Anda