𝐏𝐎𝐒𝐎- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Poso terus melakukan percepatan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tanpa kenal lelah dan pantang menyerah.
Hal itu ditegaskan oleh Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Kahar Muzakkir, SH, MH saat menggelar konferensi pers akhir Tahun 2023, di Coffe z Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (21/12-23).
Saat konferensi pers digelar, Kasubag Umum Hilman Maku, S.Sos, Sub Koordinator Rehabilitasi Christian Gaibu SH dan Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan masyarakat (P2M) Ardan Djafar, SE mendampingi Kepala BNNK Poso Kahar Muzakkir.
Dilaporkan juga tahun 2023, P4GN kerjasama dengan instansi pemerintah dan komponen masyarakat terkait Rencana Aksi Nasional (RAN) yang dilakukan 2 periode Januari-Juni (B6) dan Juli-Desember (B12).
“Tahun 2023, untuk periode B6 tercatat sebanyak ada 9 instansi pemerintah, melaporkan implementasi RAN P4GN dan 8 instansi pada periode B12,” ungkap Kepala BNN Poso, Kahar Muzakir.
Selain keberhasilan pencegahan upaya yang sudah dilakukan, Kahar Muzakir juga mengatakan, sebagai tantangan dan memerangi melawan narkotika, dimana saat ini muncul peredaran
91 narkoba jenis baru atau New Psychoactive Substance (NPS) marak beredar di Indonesia sepanjang tahun 2023.
“Ada 360 sampel NSP yang diuji oleh BNN Republik Indonesia, hingga saat ini NSP yang beredar di Indonesia sebanyak 91 jenis, 81 jenis diantaranya sudah diatur, sementara 10 lainnya belum diatur dalam Undang-undang,” jelasnya.
Tantangan ini kata Kahar, Ia mengajak, satukan tekad, kuatkan langkah, mari bersama kita perangi narkotika, karena ini pekerjaan mulia menyelematkan anak bangsa. 𝐒𝐎𝐍

Opini Anda