Sosial Budaya

Kembalikan Kehormatan Sang Pendidik, Para Guru Di Poso Cari Keadilan

Ket foto : Juru bicara FSKP saat menyerahkan berkas aspirasi kepada pejabat Wakil rakyat di DPRD Poso

POSOLINE.COM- Sembari terus melakukan aksi mogok mengajar, para guru di lingkungan SMA Negeri 3 Poso, terus melakukan berbagai kegiatan yang bersifat membangun solidaritas antar sesama guru sekabupaten Poso serta solidaritas dari para alumni sekolah tersebut

Langkah yang dilakukan para guru ini, tidak terlepas paskah ditetapkan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Poso Drs. Suhariono sebagai terpidana oleh Majelis Hakim Makamah Agung (MA), Karena terbukti telah melakukan tindak Pidana korupsi Dana komite sekolah, pada tahun 2017 silam.

Selain itu, dewan guru yang yang berasal dari SMA Negeri 3 Poso, serta sejumlah guru yang ada di kabupaten Poso lainya, juga para perwakilan orang tua murid, bahkan para alumni, kemudian bersama sama bergabung menamakan forum solidaritas keadilan Poso (FSKP), pada Senin 20 September 2021 mendatangi kantor DPRD kabupaten Poso, dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait kuatnya cengkraman hukum buat para guru.

Forum sendiri akhirnya diterima oleh ketua komisi 1, Hidayat Bungasawa, dan ketua komisi 2, Muhamnad Yusuf, serta sejumlah anggota DPRD Lainya

Dihadapan perwakilan rakyat tersebut, melalui juru bicara FSKP, Putu Sudama menyampaikan aspirasi para guru yang tertuang dalan 5 poin antara lain, perlakuan Hukum yang berkeadilan terhadap Drs.Suhariono, kepada penegak hukum.

Kedua, upaya investigasi hukum lanjutan yaitu, peninjauan hukum kembali (PK) terhadap Drs.Suhariono atas vonis bersalah yang di putuskan pihak MA.

ketiga, meminta dilaksanakan eksiminasi publik until masukan kepada MA dan kejagung dalam mengevaluasi kinerja penegak hukum.

Selanjutnya dalan aspirasinya FSKP mendorong kepada Dinas Pendidikan Sulteng, untuk dapat mengevaluasi peraturan Gubernur nomor 10 tahun tahun 2017, tentang pungutan pendanaan pendidikan (PPP), mengingat uraian yang dengan penggunaan dana BOS.

Berita Lainnya   Polres Poso Gencar Lakukan Operasi Yustisi COVID-19

Terakhir, forum meminta agar dapat diterbitkan aturan (Perda) terkait perlindungan untuk para guru.

Terkait aspirasi yang disampaikan, ketua komisi 1 maupun komisi 2, serta seluruh anggota DPRD yang hadir menyatakan menerima aspirasi dari FKSP.
Bahkan ketua komisi 1 dan 2 menyatakan akan segera menindak lanjuti aspirasi dengan mengusulkan untuk di bahas lebih jauh lagi.

Menariknya, pada kesempatan tersebut, seluruh anggota DPRD Poso menyatakan keprihatinannya terkait peristiwa hukum yang menimpa sejumlah kepala sekolah di kabupaten Poso.

“Belun jelas berapa kerugian yang di timbulkan, tapi marwah guru yang begitu mulia langsung merasa di hina dengan peristiwa ini,” ungkap sejumlah guru yang turut diaminkan para wakil rakyat yang hadir saat itu. SYM

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close