Polhukam

Kasus Tolambo, Kapolres Poso : Hindari Sebarkan Informasi Berita Hoax

POSOLINE.COM- Pihak Polres Poso sangat menyayangkan produk sumber berita terkait meninggal bocah berumur 3 tahun Nugi Rantaola yang menyebar di media sosial hoax atau berita palsu. Karena dalam kasus ini, polisi merupakan sumber keakuratan dan informasi berita.

Padahal, pemeriksaan dan penyelidikan kata Kapolres Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dengan melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti termasuk memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui kejadian hilangnya anak Nugi.

“Dalam kasus ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Rentrix Ryaldi Yusuf, Kamis 15/04-21.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi menginformasikan berita-berita hoax melalui media sosial terkait meninggalnya anak Nugi Rantaola,” sebutnya.

Perwira Dua Melati ini mengatakan, selain itu belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, kepolisian juga belum tetapkan apa motif dalam kasus ini.

Kapolres juga meminta kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, terutama di media sosial. “Mari gunakan medsos secara bijak,” imbau Kapolres.

Dirinya juga meminta dalam kasus ini, percayakan kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan, agar kasus ini segera terungkap secepatnya dan tidak ada yang ditutup-tutupi, demi tegaknya hukum yang ber-keadilan.

KRONOLOGIS :

Sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Selatan bersama TNI dan unsur terkait serta warga masyarakat telah melakukan pencarian seorang anak bernama Nugi Rantaola (3 thn) asal Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso menghilang dari rumah pada Sabtu 27 Maret 2021.

Penemuan jasad Nugi berawal; pada hari minggu tanggal 11 April 2021 sekitar pukul 10.00 wita, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh oleh warga Papa Rut bersama kedua anaknya yang hendak pergi ke kebun untuk memetik buah rica.

Berita Lainnya   KOMINFO Poso Gandeng BNPT Diskusi Perkuat NKRI

Salah seorang anaknya Papa Rut bernama Reski mencium bau bangkai dan setelah mencari di sekitar lokasi tersebut selama 5 menit, kira-kira jarak 4 meter dari jalan setapak, Papa Rut menemukan jasad anak kecil diduga selama ini dicari

Atas kejadian ini, Polsek Pendolo yang diback-up oleh Satreskrim Polres Poso melakukan penyelidikan meninggalnya anak Nugi Rantaola untuk menentukan penyebab kematiannya. ***

Humas Polres Poso.

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close