Poso Membangun

Hanya Dinas Pertanian Salurkan Pupuk Subsidi bagi Petani di Poso

Distan Poso Beri Pendampingan Para Petani dengan Program Unggulan

ket foto : Kepala Dinas Suratno Teguh bersama Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Poso. (foto : SRT)

POSOLINE.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso terus berupaya untuk meningkatkan dan memberi pendampingan kepada petani, termasuk program bantuan jenis pupuk berlabel subsidi dari pemerintah.

Untuk tahun 2020 ini disebut Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Poso, Sulteng, Suratno Teguh, ada dua program yang sudah tersalurkan seperti Integrated Participatory Development and Management of Irigation Program (IPDMIP).

Satunya lagi kata Suratno, program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Initiative (READSI). Program ini merupakan bantuan sosial berupa uang untuk petani kakao, padi dan sayuran.

READSI merupakan bantuan sosial berupa uang untuk petani kakao, padi dan sayuran yang jenis bantuan berupa uang tunai yang nilainya dari Rp. 50 hingga 125 juta, tergantung jenis usaha petani.

Karena ini dikelolah melalui kelompok. “Dana itu ditransfer langsung ke rekening kelompok dan di kelola sendiri oleh kelompok,” kata Suratno menjelaskan, dikantornya, Senin, 02/11-2020.

Lebih rinci katanya, ada beberapa desa yang sudah dicairkan melalui kelompok seperti, Desa Kuku, Lena, Pajoka, Peura, Bangun Jaya, Pada dan Bulili. Jenis bantuan ini dijatahkan untuk enam kecamatan.

Berbeda dengan program IPDMIP, merupakan bantuan yang berbasis irigasi, berbentuk pembinaan atau sekolah lapang.

” Hanya 5 kecamatan dan delapan daerah irigasi, berada di Kecamatan Pamona Timur, Selatan, Barat, Lore Utara dan Kecamatan Lore Timur.

Selain dua program IPDMIP dan READSI kata Suratno, ada juga bantuan bersumber dari dana APBN yakni, bibit padi sebanyak 13 ribu bibit, 12 ribu bibit jagung, 1,700 bibit kedelai.

Sedangkan jenis pupuk bersubsidi sudah disalurkan kepada petani di Kabupaten Poso. “Pupuk bersubsidi untuk kakao sebanyak 2.475 ton. Selain itu pupuk urea 3.330 ton, SP36 287 ton, Zea A sebanyak 1.230 ton, NPK 4.075 ton, pupuk organik 185 ton,” rincinya.

Berita Lainnya   Poso Terbaik Dua Nasional PPD, Kalahkan 413 Kabupaten

Lebih jelas kata dia, jenis pupuk yang bersubsidi hanya dapat diperoleh dari pengecer yang sudah terdaftar di Dinas Pertanian. Kalaupun ada yang mengaku ada bantuan pupuk bersubsidi yang beredar bebas ditempat pengecer, itu tidak benar.

Mantan Kepala Bappelinbangda Kabupaten Poso itu menjelaskan bantuan tersebut sudah diusulkan melalui Dinas Pertanian sejak tahun 2017 lalu. Sedangkan bantuan yang datangnya dari Pemkab Poso ini, baru direalisasi tahun 2020 ini.

Untuk itu dirinya meminta dan mempertegas bahwa bantuan untuk petani merupakan bantuan yang berasal dari Pemkab Poso melalui Dinas Pertanian. “Bantuan ini bukan berasal dari siapa-siapa, tapi berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Poso,” tegasnya. SON

Opini Anda

Selengkapnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!
Close