TENTENA, POSOLINE.COM- Tempat usaha milik puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang ada tak disekitar jembatan pamona, ditertibkan sekaligus dibongkar oleh sejumlah petugas gabungan SAT-POL PP dan Damkar Pemkab Poso, Senin (07/02-22).
Hak tersebut dilakukan sebagaimana amanat Perda nomor 2 Tahun 2018 tentang Trantibunmas Salah satu tugas pokok sat pol PP adalah penertiban PKL yg TDK sesuai peruntukannya dan masuk dalam DAMIJa.
Dalam giat tersebut, juga turut melibatkan unsur pemerintahan Kecamatan Pamona Puselemba dan Kelurahan Sangele serta unsur terkait lainnya.
Kasat Sat-Pol PP & Damkar Pemda Poso
Ir. Abdul Kahar Latjare. ST.MSi dalam keterangannya mengatakan tindakan tersebut dilakukan sebagaimana amanat Perda nomor 2 Tahun 2018 tentang Trantibumas. Dan salah satu tugas pokok Sat-Pol PP adalah penertiban PKL yang tidak sesuai tempat atau lokasi peruntukannya atau telah masuk ke dalam daerah milik jalan.
Menurutnya, sebelum aksi penertiban ini dilancarkan, telah diawali dengan sosialisasi antara pihak pemerintah Kecamatan Pamona Puselemba dengan para pelaku usaha (penjual ikan.red) asal Tentena dan Kota Poso, pada awal bulan Februari 2022.
“Pembongkaran hari ini di titik terakhir dari 3 titik lokasi yang ada dan aksi bongkar paksa kami lakukan karena memang telah melewati batas akhir yang disepakati bersama saat pertemuan,” jelasnya.
Lanjut kata Acho sapaan akrabnya menambahkan untuk titik terakhir (lokasi pinggir danau seputaran Yondo Pamona ada tiga lapak pedagang ikan yang dibongkar paksa petugas. Hal ini sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan dan mengganggu keindahan akan danau poso.
“Selain lapak ikan, yang jumlahnya 21 orang perdagangan, ada juga 10 usaha warung makan yang dinilai melanggar yang turut diperintahkan pindah tempat oleh petugas saat penertiban,” akunya.
Menjawab pertanyaan itu, kembali mantan Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja Pemda Poso ini menambahkan bahwa semua pelaku usaha yang terjaring penertiban mereka disarankan masuk ke dalam pasar Tentena dan menempati tempat telah disiapkan oleh Pemkab Poso.
“Semua perdagangan disarankan masuk dalam pasar Tentena, untuk pedagang makanan atau warung makan, bagi mereka juga telah disiapkan warung khusus untuk jualan makanan dalam pasar Tentena dan patut disyukuri semua berlangsung kondusif,” sebutnya. (DM)

Opini Anda