MOROWALI — Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling di Masjid Al Munawarah, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Jumat (23/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 hingga 12.35 WITA ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Morowali, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Morowali H. Mauludin, S.Ag., M.Fil.I., personel kepolisian, pengurus masjid, dan ratusan jamaah Sholat Jumat.
Dalam arahannya, AKBP Reza Khomeini mengingatkan warga agar tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar. Menurutnya, langkah pembakaran dapat memicu karhutla yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat serta merusak kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan karhutla sangat penting agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan kita bersama,” ujar AKBP Reza.
Sosialisasi Layanan Polisi 110 dan Pengawasan BBM Subsidi
Selain masalah lingkungan, Kapolres Morowali juga mensosialisasikan pemanfaatan Call Center Layanan Polisi 110. Fasilitas ini hadir sebagai sarana cepat bagi warga yang ingin melaporkan gangguan kamtibmas, potensi kejahatan, maupun kondisi darurat.
Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat tersebut secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan laporan yang akurat, personel di lapangan dapat segera merespons dan menindaklanjuti setiap aduan secara cepat.
Terkait persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat mengemuka di Kota Bungku, Kapolres mengajak warga turut mengawasi mata rantai penyaluran BBM bersubsidi. Ia menegaskan agar tidak ada pihak yang melakukan penyalahgunaan, seperti memodifikasi tangki kendaraan demi menimbun BBM.
“Masyarakat harus bersama-sama mengawasi penyaluran BBM bersubsidi. Kami minta tidak ada lagi praktek penyalahgunaan, termasuk penggunaan tangki modifikasi untuk mengambil BBM secara tidak sah,” tegasnya.
Klarifikasi Isu BBM Kendaraan Dinas
Pada momentum yang sama, AKBP Reza memberikan klarifikasi resmi mengenai informasi yang beredar di media sosial terkait pengisian BBM kendaraan dinas kepolisian. Ia memastikan pengisian BBM operasional Polri telah dijalankan sesuai mekanisme dan aturan baku yang berlaku.
Ia menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tegas apabila ada oknum anggota Polres Morowali yang terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi.
Melalui program Jumat Keliling ini, jajaran Polres Morowali berharap sinergi dan komunikasi antara kepolisian, tokoh agama, serta warga terus terjalin erat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Morowali.**

Opini Anda